JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sekolah online membuat anak-anak harus berada di depan tablet, PC, laptop dan ponsel dalam waktu cukup lama. Belum lagi saat harus mengerjakan tugas cukup banyak dan mengumpulkannya.
Anak menghabiskan lebih banyak waktu depan layar daripada sebelumnya. Hal ini membuat mereka sangat berisiko mengalami nyeri leher dan bahu, seperti yang dialami karyawan kantoran.
“ Kebiasaan postur tubuh di masa kanak-kanak dapat bertahan seumur hidup,” kata Turner Osler, M.D., seorang ahli bedah trauma, dikutip dari Parents.
Untuk itu penting mengajarkan anak kebiasaan sehat agar tak mengalami masalah otot dan postur, terutama di area leher dan bahu.
© Dream
1. Mulailah Hari dengan Peregangan
Luangkan waktu lima menit untuk berlatih peregangan atau mungkin gerakan yoga dengan posisi Downward Dog dan Warrior. Regangkan seluruh tulang belakang, bukan hanya leher, dengan rotasi yang lambat. Buatlah permainan dengan meminta anak Anda " menggambar" lingkaran dengan hidung mereka di dinding sambil berdiri atau di langit-langit di atasnya sambil berbaring.
© Dream
Saat anak memakai ponsel atau tablet, dorong mereka untuk mendekatkan perangkat ke wajahnya, bukan wajah mereka ke perangkat. Peragakan cara menahan siku ke tulang rusuk untuk mendapatkan dukungan yang lebih baik.
Jika anak duduk di depan meja, pertahankan ketinggian keyboard di siku, bagian atas monitor setinggi mata, dan kaki rata di lantai. Mengubah postur naluriah yang dikembangkan selama bertahun-tahun dapat membutuhkan waktu dan kesabaran.)
© Dream
Kebanyakan kursi tidak memiliki ketinggian yang tepat untuk anak-anak, jadi lihat apakah kursi dapat dinaikkan ke ketinggian tempurung lututnya. Cara ini akan memungkinkan punggung anak dalam posisi yang tepat. Contohkan juga cara duduk agar bahu lebih rileks.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
