Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Saat sibuk, kita sering makan sambil melakukan hal lain. Terutama saat situasi pandemi seperti sekarang ketika harus beraktivitas di rumah. Makan sambil berdiri mungkin juga kerap dilakukan.
Hal tersebut biasanya membuat anak meniru, untuk itu orangtua harus menghindari kebiasaan makan sambil berdiri atau berjalan. Jangan sampai anak juga melakukannya karena bisa berdampak buruk pada kesehatannya.
Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, makan sambil berdiri justru membuat nutrisi makanan tidak terserap dengan baik. Hal ini disebabkan oleh pengosongan lambung yang terlalu cepat.
" Kalau secara medis, makan sambil berdiri bisa menyebabkan lambung untuk mengosongkan perut dalam waktu terlalu cepat," ungkap dr. Vita dikutip dari KlikDokter.
Kondisi itu membuat lambung tak punya banyak waktu dalam memecah zat-zat makanan. Akibatnya, nutrisi yang akan dicerna dan diserap usus jadi tidak maksimal. Bila tidak bisa diserap nutrisinya, akhirnya makanan yang disantap justru jadi percuma, kan?
© Dream
Bayangkan bila hal ini terjadi pada anak-anak. Mereka membutuhkan nutrisi yang cukup. Jika nutrisinya kurang, pertumbuhan anak jadi kurang optimal.
Makan dalam posisi duduk merupakan cara yang paling dianjurkan.
Agar anak lebih mudah menerapkannya dan nutrisi makanan terserap maksimal, ada beberapa hal yang bisa diterapkan.
1. Minta anak makan perlahan
Anak dapat merasakan lapar dan kenyang dengan lebih baik saat makan dengan lambat. Sebelum menawarkan makanan lain, tunggu setidaknya 15 menit untuk melihat apakah ia benar-benar masih lapar. Hal ini akan memberi waktu bagi otak untuk mengirimkan sinyal kenyang.
2. Pastikan Waktunya Tepat
Penting untuk memastikan bahwa anak sudah benar-benar lapar. Kalau tidak, mengajak anak makan sambil duduk akan terasa lebih sulit. Anak pun jadi merasa dipaksa.
Selengkapnya baca di sini.
© Dream
Dream - Saat eorang anak beranjak remaja, banyak perubahan yang akan terjadi, seperti tinggi badan, hingga perkembangan organ tubuh yang berkembang pesat. Bagi remaja perempuan, mereka akan mengalami menstruasi pada usia ini.
Sementara remaja laki-laki akan mengalami mimpi basah dan perubahan suara. Menurut Kementerian Kesehatan, usia remaja dapat dimasukkan dalam kelompok anak berusia 10-18 tahun.
Usia remaja adalah masa pertumbuhan, tentunya para orang tua perlu memperhatikan kebutuhan gizi remaja agar dapat terpenuhi secara lengkap.
Melansir dari Sehatq, berikut adalah 6 kebutuhan gizi yang sangat dibutuhkan remaja untuk mendukung tumbuh kembangnya.
© Dream
Selama masa pertumbuhan, remaja membutuhkan berbagai jenis nutrisi untuk tubuhnya. Selain untuk memberikan energi yang dibutuhkan, beberapa nutrisi ini juga dibutuhkan untuk pembentukan otot, tulang, hingga perkembangan otak agar ia bisa tumbuh maksimal dari segi fisik maupun kemampuan belajar. Berikut beberapa nutrisi yang perlu diperhatikan oleh para orang tua:
1. Protein
Protein berperan berperan dalam proses pertumbuhan tulang dan otot hingga maturasi seksual pada remaja. Sehingga, jika kebutuhannya tidak terpenuhi, akan terjadi gangguan pada kedua proses penting tersebut.
Kebutuhan protein untuk anak remaja akan berbeda, tergantung dari usia dan jenis kelaminnya. Berikut penjelasan mengenai kebutuhan protein remaja sesuai usianya:
2. Karbohidrat
Karbohidrat adalah sumber energi utama untuk tubuh. Selain untuk fisik, karbohidrat juga dibutuhkan para remaja untuk berkonsenterasi di sekolah dan berpikir saat belajar.
Remaja dianjurkan untuk memenuhi hampir 50% atau lebih energinya dari karbohidrat. Namun yang perlu diperhatikan, 10-25% nya dari karbohidrat sederhana seperti nasi putih. Sisanya, sebaiknya dari karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, ataupun umbi-umbian.
3. Lemak
Lemak juga dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan remaja. Lemak sebaiknya dikonsumsi tidak melebihi dari 30% total energi dan tidak lebih dari 10% nya berasal dari lemak jenuh. Konsumsi lemak jenuh berlebih bisa menyebabkan kegemukan serta menyumbat pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko jantung.
Makanan yang mengandung lemak jenuh antara lain adalah ayam goreng cepat saji, mentega, daging berlemak, es krim, donat, dan lain sebagainya.
© Dream
4. Vitamin
Pada remaja, ada beberapa jenis vitamin yang diperlukan:
5. Mineral
Saat remaja, kebutuhan mineral, terutama kalsium akan meningkat. Angka kecukupan kalsium untuk remaja adalah 1.300 mg per hari. Kalsium bisa diperoleh dari mengonsumsi susu, keju, maupun yogurt.
Selain kalsium, mineral lain seperti zat besi dan zinc juga sangat penting selama masa pertumbuhan. Remaja membutuhkan lebih banyak zat besi karena massa otot dan volume darah yang terus bertambah. Pada remaja laki-laki zat besi yang dibutuhkan adalah 10-12 mg/hari, sedangkan remaja perempuan memerlukan 15 mg/hari.
6. Serat
Nutrisi yang tidak kalah penting dibutuhkan oleh remaja adalah serat. Serat akan menjaga fungsi organ pencernaan dan menurunkan risiko terkena penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung koroner, dan diabetes melitus tipe 2.
© Dream
Ada beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk memastikan kebutuhan gizi anak remaja terpenuhi, yaitu:
Selain itu, perhatikan pula cara penyajian dan pola makan remaja, seperti:
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya