Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Penikmat film tanah air barangkali masih asing mendengar nama Aquino Umar. Gadis mungil yang kerap disapa Noy ini tak lama lagi akan muncul di film layar lebar berjudul Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP).
Ditemui usai peluncuran poster film KMGP, dirinya merasa kaget saat ditunjuk untuk memerankan tokoh Gita dalam film yang diangkat dari novel karangan Helvy Tiana Rosa itu. " Kaget, bersyukur, dan sampai berpikir 'Saya bisa enggak ya memainkan karakter ini'," jelasnya Jumat, 6 November 2015 lalu.
Rasa kaget itu dirasakan Noy karena saat casting dirinya tak menyangka akan memainkan tokoh Gita yang tomboy. Padahal, dirinya seorang gadis berkepribadian feminim.
" Aku aja datang dengan high heels, rambut panjang, dan baju yang feminim. Tapi, Alhamdulillah, bunda Helvy kemudian memercayakan peran itu kepada saya," katanya.
Meski peran yang dimainkannya memiliki tanggung jawab besar, mahasiswi Universitas Trisakti ini mengaku cukup terbantu dengan dukungan orang tua dan kawan-kawan terdekatnya. Dia mengaku dukungan itu menumbuhkan rasa percaya dirinya untuk memainkan karakter gadis tomboy ini.
" Alhamdulillah, dengan dukungan semua orang dan usaha yang saya lakukan, akhirnya muncul kepercayaan diri untuk memainkan tokoh ini," ungkapnya.
Dia mengaku ada sejumlah kesulitan saat memerankan karakter Gita ini. Sebab, karakter Gita, yang masih remaja memiliki emosi yang naik turun.
" Gita itu kan masih kelas dua SMA. Jadi emosinya labil banget. Kadang suka menguras emosi dengan menangis, kadangkala marah," ungkapnya.
Walaupun mengalami kesulitan dalam memerankan tokoh Gita dirinya mengaku cukup banyak mendapatkan pelajaran berharga. Sebab, dalam film ini banyak hal yang membuat wawasan agamanya bertambah.
" Aku jadi tahu bagaimana memakai jilbab, bagaimana menjadi Muslimah yang baik. Aku jadi tahu jika Islam itu enggak kaku dan sebagainya," pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya