6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kehadiran anggota baru dalam keluarga pastinya akan memunculkan keseruan dan kebahagiaan. Tak hanya itu, orangtua juga pastinya memiliki tantangan baru. Membesarkan kakak beradik yang memiliki kepribadian berbeda.
Hal lain yang juga harus dipelajari orangtua adalah cara bersikap adil pada anak-anak. Biasanya, saat adik bayi baru lahir, fokus ibu akan lebih ke yang paling kecil. Penting agar ibu dan ayah berbagi tugas dan perhatian.
Sebisa mungkin pastikan si kakak tidak merasa dinomorduakan dari adiknya atau sebaliknya. Nah apa yang bisa dilakukan orangtua? Coba empat trik ini.
© Dream
Saat harus menyuapi si kecil, pastikan kakak berada di samping ibu. Beri perhatian yang sama, ajak bicara si kakak agar tak merasa dikesampingkan atau pastikan memasak makanan yang ia sukai. Setelah menidurkan si adik, datanglah ke kamar si kakak untuk mengucap selamat tidur.
© Dream
Ketika bepergian, selalu ajak keduanya. Pastikan kakak selalu dilibatkan dalam setiap kegiata. Jangan hanya fokus pada si adik, tapi gandeng juga tangan si kakak dan dengarkan keluh kesahnya.
© Dream
Saat tumbuh agak besar, libatkan si kakak pada kegiatan adik, atau sebaliknya. Cara ini akan melatih dan menumbuhkan rasa memiliki, keterikatan saudara dan menyayangi antar keduanya. Misalnya datang memberi dukungan ke perlombaan yang diikuti adik atau kakak.
© Dream
Setiap anak memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, sudut pandang orangtua saja yang perlu diatur. Tak ada yang suka dibandingkan, mana yang lebih cerdas, lebih penurut dan lain sebagainya.
Memang hal ini perlu dilatih, namun sebisa mungkin jangan hanya fokus pada satu anak saja agar salah satunya tak merasa dinomorduakan.
Laporan Febi Anindya Kirana/ Sumber: Fimela.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
