Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Konstruksi Jalan Layang. (foto: Shutterstock)
Dream – Pernah melewati jalanan di bawah konstruksi flyover? Jalan ini tak jarang membuat hati was-was dan deg-degan. Banyak orang memilih ngebut karena ingin cepat-cepat meloloskan diri dari lokasi tersebut.
Padahal menghindar dengan cara mengebut bukan solusi yang disarankan untuk mengatasi ketakutan tersebut. Bila tidak hati-hati, bisa-bisa pengendara yang sedang cemas itu mengalami kecelakaan.
Dikutip dari Wahana Honda, Jumat 3 September 2021, ada beberapa hal yang harus diwaspadai seorang pengendara mobil ketika melintasi jalan yang diatasnya sedang dilakukan pembangunan flyover.
Biasnaya pengendara yang melintasi lokasi ini akan menghadapi masalah pencahayaan yang minim dan keterbatasan jarak pandang. Kedua hal itulah yang harus diantisipasi ketika hendak lewat proyek semacam ini.
Ada tiga tips aman bagimu untuk mengendarai sepeda motor ketika melewati jalan di bawah konstruksi jalan layang. Berikut ini adalah tipsnya.
Pertama, kamu harus ingat dan lakukan adalah melemparkan pandangan jauh ke depan. Dengan cara ini, pandangan bisa semakin luas.
Tentu saja hal itu bisa mengantisipasi berbagai risiko kecelakaan.
Ini bukan berarti kamu harus sering-sering menengadahkan kepala. Ini malah bahaya. Kamu bisa melihat jauh ke depan sebelum memasuki terowongan di bawah pembangunan jalan layang.
Kedua, menjaga jarak aman. Para pengendara cenderung memperlambat laju motor ketika mendekati atau sedang melewati jalanan di bawah konstruksi flyover. Oleh karena itu, selalu jaga jarak aman.
Apalagi, ada kemungkinan jalan rusak, tapi tidak terlihat karena minim pencahayaan.
Ketiga, memilih sisi jalan yang aman. Sebelum mendekati jalanan tersebut, lempar pandangan ke bagian atas dan cari posisi para pekerja konstruksi. Nah, yang dianggap aman adalah jalanan yang tidak berada di bawah pekerja kontruksi.
Yang perlu diingat, jangan lupa untuk menutup helm ketika hendak melintasi jalan itu. Area tersebut berpotensi dipenuhi debu yang beterbangan,
Kalau terkena mata dan kelilipan, kondisi ini bisa membahayakanmu.
Oleh karena itu, pastikan kamu memakai helm dengan standar SNI. Sebenarnya, perlengkapan ini wajib dikenakan ketika berkendara, bukan hanya semata-mata ketika tahu akan melalui jalanan di bawah konstruksi flyover.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya