Menu Wajib Wisma Atlet, Hantam Covid-19

Reporter : Iwan Tantomi
Senin, 21 September 2020 18:20
Menu Wajib Wisma Atlet, Hantam Covid-19
Demi menunjang sistem imun yang kuat, pasien juga tetap diberikan asupan Vitamin C yang tepat.

Semakin hari jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia semakian meningkat. Hal ini tak terkecuali juga terjadi di Jakarta. Data terbaru yang dilansir Liputan6.com, setidaknya ada 2.757 pasien Covid-19 baru yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, per 17 September 2020.

Demi meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet, beragam fasilitas pun dihadirkan. Bahkan, per 21 September 2020, sejumlah fasilitas di flat isolasi mandiri Tower 4 Wisma Atlet Kemayoran juga ditambahkan demi mendukung kenyamanan pasien sekaligus mempercepat proses kesembuhan mereka. Dari sarana rekreasi, seperti jogging track, tempat tidur nyaman, layanan psikososial dari psikolog, hingga fokus pemberian asupan makanan bergizi bagi pasien Covid-19.

Menurut Koordinator RSD Covid-19, Tugas Ratmini saat dialog di Media Center Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, pihaknya memberikan asupan makanan bergizi yang cukup kepada pasien.

" Seperti pemberian vitamin, diberikan asupan makanan bergizi yang cukup dan sudah ada analisa gizi yang cukup. Kemarin, kami juga cek di bagian analisa gizi," ungkap Tugas.

Lebih lanjut, makanan yang tersaji untuk para pasien Covid-19 memang disesuaikan dengan standar gizi seimbang, atau empat sehat lima sempurna. Menuurt Pengurus DPP Persagi, Triyani Kresnawan DCN Mkes RD (Dietisien), sebisa mungkin dalam piring saji pasien Covid-19 harus tersaji semua zat gizi makro lengkap. Dari karbohidrat, protein, sayur dan buah. Semuanya disajikan takaran normal tapi harus lengkap.

" Kadang-kadang orang Indonesia ini sedikit sekali mengonsumsi sayur dan buah. Di kondisi yang seperti ini, tolong sayur dan buah lebih diperhatikan," ungkapnya Triyani.

Selain komposisi makanan yang sudah disesuaikan dengan takaran gizi seimbang, pasien Covid-19 juga menerima sebanyak 3 kali sehari. Selain itu, pemberian camilan atau snack juga dilakukan setiap hari pukul 11.00 WIB. Adapun prosedur pemberian makanan empat sehat lima sempurna kepada pasien Covid-19 ini biasanya dilakukan dengan memberi tahu lewat grup WhatsApp yang telah dibuat untuk para pasien. Pesan tersebut menginformasikan jika makanan sudah siap, dan pasien bisa mengambil di koridor masing-masing.

Sementara dari sisi pengemasan, makanan biasanya dikemas dalam kotak kardus atau berupa nasi kotak. Secara umum, menu makanan pagi, siang dan malam terdiri dari seporsi nasi, dua lauk, sayuran, serta buah seperti jeruk atau pisang. Selain itu, pasien juga diberi kebebasan memilih makanan. Misalnya, jika tak makan nasi atau kurang suka banyak gula, petugas akan menyesuaikan.

Dokumentasi Pribadi Christman Batubara© Dokumentasi Pribadi Christman Batubara

Menariknya, pasien juga diperbolehkan memesan makanan secara online. Hanya saja, makanan tersebut hanya bisa diterima di lobi oleh petugas, baru kemudian petugas yang mengantarkannya ke pasien. Di samping itu, demi menunjang sistem imun yang kuat, pasien juga tetap diberikan asupan Vitamin C yang tepat, seperti Joss C 1000.

" Vitamin C berperan sebagai antioksidan dan membantu fungsi berbagai enzim dalam tubuh. Beberapa penelitian membuktikan konsumsi vitamin C secara rutin terbukti meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat pemulihan saat sakit," ujar dr Devia melalui Wawancara saat IG Live di Channel JOSS C1000 22 Juni 2020 lalu.

Adapun dosis konsumsi harian vitamin C berkisar antara 250 mg – 1.000 mg. Oleh karena itu, untuk mempercepat pemulihan, pasien Covid-19 bisa mengonsumsi vitamin C dosis tinggi 1.000mg.

Joss C1000 merupakan suplemen minuman dengan kandungan Vitamin C 1000 mg yang juga direkomendasikan Klikdokter untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan mengonsumsi Joss C1000, tubuh akan menjadi sehat dan kuat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Beri Komentar