Cara Baru Berbagi Layani Kesehatan

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 1 Maret 2018 21:46
Cara Baru Berbagi Layani Kesehatan
Pasien dapat berkonsultasi melalui pesan singkat dan perpesanan.

Dream - Kesehatan anak di wilayah terpencil dan keluarga miskin kerap terabaikan. Akses pelayanan kesehatan yang belum optimal dan terbatasnya finansial menjadi merupakan sedikit persoalan yang harus dihadapi.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Pulungan mengatakan masih lemahnya kepedulian kesehatan anak karena beberapa faktor. Selain pengaruh lingkungan dan kebersihan makanan yang konsumsi, edukasi yang belum maksimal menjadi faktor buruknya kesehatan masyarakat.

Tetapi, di tengah kemajuan teknologi, terobosan untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat terus dilakukan. Salah satu caranya mengajak masyarakat bersumbangsih. 

Dari ide itulah WeCare.id lahir. 

Meski baru meluncur ke publik, Aman telah merasakan manfaat dari program yang dibuat WeCare.id.

" WeCare.id sudah membantu lebih dari 50 persen anak di seluruh Indonesia," kata Aman, di Jakarta, Kamis, 1 Maret 2018.

Bantuan yang diberikan ini karena tidak semua biaya kesehatan dapat dibantu oleh BPJS.

Selain penanganan kesehatan untuk anak-anak, WeCare.id juga memberikan konsultasi perawatan kesehatan. 

WeCare.id menyediakan program bernama Sehati. Program ini menawarkan konsultasi kesehatan gratis dengan tim dokter yang telah disediakan.

Pasien yang ingin berkonsultasi dapat melakukan tanya jawab melalui pesan singkat (SMS) atau percakapan online.

Selain itu, pasien juga dapat menikmati manfaat semisal, kunjungan dokter ke rumah, medical check up, dan pemeriksaan laboratorium.

Untuk menikmati berbagai manfaat itu, pasien harus terdaftar terlebih dahulu melalui alamat http://wecare.id/sehati.

Untuk diketahui, laman bisnis Forbes, pernah memuat tentang organisasi WeCare.id dalam laporannya. Kala itu, Mesty Ariotedjo, seorang pekerja medis di bagian pediatrik dari sebuah rumah sakit umum nasional di Jakarta menarik perhatian media internasional itu. 

Dibalik seragam putih, Mesty muncul dengan ide memulai sebuah yayasan yang bertujuan untuk menggalang dana untuk membantu warga Indonesia yang sangat miskin untuk membayar biaya perawatan kesehatan tahun lalu.

Ide ini tercetus setelah dia menangani enam orang warga Flores yang sedang sakit, tapi tak mampu berobat pada 2012.

Wanita cantik ini lalu membentuk yayasan yang membantu mereka untuk membantu beban keuangan nasional untuk kesehatan dengan melakukan penggalangan dana. Yayasannya bernama WeCare.id.

Kala itu tercatat wanita pendonor sebanyak 1.388 orang atau 70 persen dari jumlah total pendonor. Para pendonor ini merespons panggilan untuk melakukan crowdfunding dan melakukan penggalangan dana. Hasilnya dipakai untuk membayar biaya pengobatan pasien yang dianggap paling membutuhkan akses pelayanan kesehatan.

" Saya kira perempuan lebih sensitif dan memiliki lebih banyak empati terhadap orang," kata wanita berusia 27 tahun itu. (Selengkapnya baca di sini)

(Sah/Laporan: Cynthia Amanda Male)

 

Beri Komentar