Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber Foto: Nathanael Koh/ CNA Insider
Dream - Usia 12 tahun, biasanya seorang anak baru saja memasuki masa puber dan banyak bergaul dengan teman-teman sebayanya. Nathanael Koh, bocah asal Singapura di usia tersebut, malah sudah menyelesaikan pendidikan sarjananya.
Bukan hanya mendapatkan satu gelar tapi dua gelar sarjana! Nathanael rupanya berkuliah di dua kampus yang berbeda, dengan jurusan yang sangat bertolak belakang. Ia berkuliah di Universitas Canterbury New Zealand mengambil jurusan Matematika.
Kampus keduanya adalah Australian Guild of Music Education (AGME) jurusan komposisi musik. Kuliahnya dilakukan secara jarak jauh. Sejak dia mulai belajar, Nathanael selalu menyelesaikan tiga hingga empat tahun akademik hanya dalam satu tahun.
Hal itu membuatnya mulai masuk universitas pada usia 11 tahun. " Saya pikir Nathanael adalah salah satu siswa paling cerdas. Saya tidak pernah memiliki siswa yang berbakat, jadi saya cukup bersemangat untuk mengambil tugas ini,” Melissa Yang, guru matematikanya, dikutip dari CNA Insider.
Nathanael mengambil gelar musiknya jauh lebih awal, setelah memperoleh diploma dalam teori musik dari Trinity College London pada usia 9 tahun. Padahal biasanya gelar tersebut baru didapatkan saat berusia 25 tahun.
Saat ini Nathanael memang begitu melesat dalam hal akademik, tapi saat kecil ia justru didiagnosis global developmental delay (GDD). Sang ayah, Dr. Chris Koh, mengungkap kalau putranya itu memang mengalami keterlambatan dalam hal tumbuh kembang.
“ Kondisi ini membuat Nat tidak bisa merangkak, tidak bisa membalikkan badan atau berjalan pada usia 1 tahun, dan berbicara minimal pada usia 3 hingga 4 tahun. Saya memutuskan untuk menerapkan home schooling karena kondisi medis Nathanael," tulisnya.
Homeschooling juga memiliki tantangan tersendiri, salah satunya sosialisasi. Nathanael juga menyadari kemampuannya dalam bergaul memang kurang, biasanya ia berlatih berkomunikasi dan kenalan dengan banyak orang lewat Youtube channelnya.
“ Saya tidak memiliki cukup kesempatan untuk berada di lingkungan sosial. Jadi, jika ada yang ingin membantu saya meningkatkan keterampilan sosial saya, saya akan dengan senang hati menerimanya," katanya.

“ Terkadang kemampuan akademis saya membuat saya merasa tidak pada tempatnya, saluran YouTube saya adalah salah satu dari sedikit cara saya berinteraksi dengan dunia luar," ungkap Nathanael.
Sumber: NextShark
Dream - Seorang bocah perempuan yang sangat lucu bernama Oceana Sky Gumilar mencuri perhatian di media sosial Instagram. Ia merupakan anak dari seorang tentara.
Tinggal di perumahan khusus tentara, tentunya ia setiap hari melihat sang ayah latihan bersama pasukan dan selalu menyerukan yel-yel penuh semangat. Tak heran, Oceana hapal betul instruksi yang diberikan komandan dan pasukan.

Sebuah video diunggah di akun Instagram @oceanaskygumilar memperlihatkan bocah berpipi tembam ini menjadi seorang komandan yang memerintahkan ayahnya untuk yel-yel. Video tersebut begitu menggemaskan.

Sang ayah yang menuruti seluruh perintah " komandan" Oceana. Mulai dari ucapan semangat pagi hingga menyanyikan lagu " Terpesona" , semua dilakukannya demi menyenangkan sang putri.
" Selamat pagi!," kata Oceana.
" Pagi, pagi, pagi luar biasa, tetap semangat," balas sang ayah.
" Sikap berangkat," ucap Oceana
" Eaaaa," balas sang ayah.

" Tunjukkan pesona mu," instruksi bocah ini seperti komandan di lapangan.
Sang ayah pun bernyanyi lagu " Terpesona" dengan lantang. Setelah itu Oceana tampak sangat senang karena ayahnya menuruti semua perintahnya.
" Komandan beri hadian untukmu," kata Oceana.
Aksi bocah lucu itu tentu saja membuat gemas banyak warganet. Komentar pun bermunculan.
" Wkwkwkwkw ampun sky komandan gemoy," tulis salah satu akun.
" Ya Tuhan lucu banget anak ini," komentar lainnya.
Lihat saja videonya, Sahabat Dream, dijamin ikut gemas.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya