Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kurma, Foto : Ilustrasi
Dream - Kurma jadi penganan wajib saat Ramadan tiba. Buah ini punya manfaat yang banyak pada tubuh.
Apalagi jika dikonsumsi ketika buka puasa. Kandungan kalorinya yang tinggi dapat memulihkan energi yang hilang selama berpuasa.
Tak hanya itu, buah favorit Rasulullah Muhammad SAW juga sangat bagus untuk pencernaan. Kurma mengandung serat tinggi yang dibutuhkan tubuh.
Melihat banyaknya manfaat kurma, CEO of Insight First Asia, marketing strategist company of Kurma Hijra, Marlina Iryatie, menyarankan konsumsi kurma tidak hanya saat Ramadan. Karena kurma juga sangat baik untuk dimakan setiap hari.
" Kebanyakan orang makan kurma cuma saat bulan puasa saja, padahal kurma sangat bisa dimakan setiap hari," ujar Marlina dalam konferensi pers virtual, Rabu, 16 Februari 2022.
Kurma punya karakter tahan lama dan tidak mudah busuk. Tetapi, buah ini bisa berjamur jika tidak disimpan secara tepat.
Marlina juga berbagi tips bagaimana menyimpan kurma yang baik sehingga bisa dikonsumsi dalam jangka waktu panjang. Diketahui, kurma sangat mudah terfermentasi dan menjadi asam bila disimpan pada suhu ruangan lembap dan tidak terpapar sinar matahari.
Cara mudah yang dilakukan adalah segera masukan kurma ke kulkas jika tidak akan segera dihabiskan. Akan lebih baik jika disimpan di freezer.
" Sebaiknya memang kalau sudah makan disimpan di kulkas untuk jangka sedang, kalau mau awet silakan disimpan di freezer," tuturnya.

Cara ini juga diterapkan Kurma Hijra untuk menjaga kualitas. Sehingga produk Kurma Hijra tetap baik dikonsumsi.
" Jadi setelah dipanen itu kemudian difumigasi, atau dibersihkan dari kotoran dan serangga dalam bentuk telur itu dimatikkan dan dicuci, juga diminimalisir kontak dengan air supaya tidak lembap dan busuk," ucapnya.
Di masa pandemi Covid-19 Kurma Hijra memiliki program gerakan #Hijra30HariPenuhBerkah. Kurma Hijra mengajak masyarakat kembali menyebarkan ide, gagasan, kegiatan, maupun cerita inspiratif yang bisa membangkitkan lagi semangat masyarakat.
" Mari kita sama-sama memulai dari langkah kecil, agar wabah positif ini bisa menyebar dengan massif dan membuat masyarakat bersemangat kembali," ucap Marlina.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya