Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rempah Bubuk/ Foto: Shutterstock
Dream – Menggunakan beragam rempah untuk membuat masakan, hasilnya pasti akan sangat kaya rasa dan aroma. Di Indonesia, kita bisa dengan mudah mendapatkan rempah segar jika pergi ke pasar tradisional.
Untuk kepraktisan, dijual juga bumbu kering dalam kemasan. Tahukah Sahabat Dream kalau rempah-rempah kemasan ini kadang tidak segar, tercemar atau bahkan dicampur dengan bahan lain?
Penting untuk tahu trik mendeteksi rempah yang segar, asli dan tidak. Bagaimana caranya? Yuk simak.
Cengkeh

Untuk mengetahui apakah cengkeh yang digunakan dalam masakan sehari-hari aman untuk dikonsumsi, ada tes sederhana yang dapat diakukan di rumah. Ambil segelas air dan masukkan beberapa cengkeh ke dalamnya. Cengkeh yang segar dan layak konsumsi akan tetap berada di bagian bawah kaca. Sementara, cengkeh yang tidak segar akan mengapung di permukaan air.

Untuk memeriksa apakah bubuk cabai merah di dapur aman dikonsumsi atau tidak, pertama-tama ambil segelas air. Kemudian tambahkan sendok bubuk cabai merah ke dalamnya dan periksa residunya.
Jika terdapat tekstur seperti pasir yang dirasakan di telapak tangan, bisa ada campuran lain di dalamnya. Bubuk tersebut tak murni cabai kering yang dihaluskan.

Garam juga bisa saja memiliki campuran lain yang bisa berbahaya. Untuk mendeteksinya, ambil kentang dan potong menjadi dua bagian. Kemudian oleskan sampel garam pada permukaan yang dipotong dan tunggu sebentar. Tambahkan dua tetes jus lemon pada kedua sampel. Jika garam memiliki campuran lain, permukaan kentang akan berubah menjadi biru.

Hal yang perlu dilakukan untuk mengetahui kesegaran lada hitam adalah ambil sedikit lalu letakkan di atas meja. Setelah itu, tekan atau coba hancurkan lada hitam dengan jari atau ibu jari. Lada murni tidak akan mudah pecah. Jika lada mudah hancur, bisa jadi lada tersebut dicampur dengan bahan lain atau sudah tak segar.
Laporan: Anzila Riskia Putri/ Sumber: FoodNDTV
Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.
Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya