Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Anak-anak, terutama bayi dan balita sering kali tertular penyakit. Mulai dari flu, batuk, diare, muntah hingga infeksi berbahaya. Kondisi ini terjadi karena sistem imunitasnya belum bekerja optimal.
Imuniasnya perlu ditingkatkan dengan asupan-asupan kaya gizi. Anak yang sakit berulang dan sering tertular penyakit, tak boleh dibiarkan. Pasalnya, dalam kondisi tersebut perkembangan dan pertumbuhan fisiknya jadi tidak optimal.
" Sistem kekebalan yang berfungsi penuh adalah apa yang membuat anak-anak tetap sehat," ujar Alan Green, seperti dikutip dari KidSpot.
Untuk menjaga sistem kekebalan yang sehat dan kaya gizi adalah kuncinya. Hindari memberikan anak makanan olahan atau kemasan. Ini termasuk keripik, cokelat, kue, dan es krim.
" Berikan menu sayuran segar, unggas, daging, ikan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan telur. Penting juga untuk memberi anak air putih dan jus buah segar tanpa gulam" ungkap Alan.
Asupan lain yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh si kecil adalah yougurt. Mengonsumsi minuman ini akan melindungi saluran pencernaan yang dan berperan mendukung sistem kekebalan tubuh.
" Ketika bakteri usus menjadi tidak seimbang, kemampuan untuk melawan infeksi diubah dan lebih berisiko terkena pilek dan flu," kata Alan.
Minum yogurt kaya probiotik. Minuman ini dapat meningkatkan bakteri pada usus. Bisa juga memberikan si kecil suplemen yang mengandung lactobacillus, bifidobacterium dan acidophilus.
Makanan lainnya adalah bawang putih. Bumbu dapur satu ini mengandung sifat anti-virus dan anti-bakteri. Bawang putih merangsang sel-sel kekebalan tubuh dan meningkatkan produksi antibodi. Ini juga mengandung senyawa sulfur yang memiliki sifat antioksidan kuat.
" Olah makanan si kecil dengan banyak bawang putih, bisa juga memadukannya dengan sayuran hijau agar si kecil menyukainya," pesan Alan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya