Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Cuka Putih (Foto: Shutterstock)
Dream - Ketika kasus COVID-19 yang dikonfirmasi terus tumbuh di seluruh dunia, termasuk Indonesia, muncul kepanikan di masyarakat. Virus yang berasal dari kota Wuhan China telah dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO).
Satu-satunya cara untuk menhambar pertumbuhan virus adalah dengan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan. Orang-orang di seluruh negeri menimbun persediaan produk seperti masker wajah dan pembersih tangan.
Tingginya permintaan membuat kelangkaan produk. Banyak orang beralih ke desinfektan alami seperti cuka untuk keperluan pembersihan. Dilansir dari Timesofindia, cuka digunakan untuk berbagai keperluan. Dari mulai salad, makanan ringan, laundry dan keperluan rumah tangga lainnya, penggunaan cuka tidak terbatas.
Harganya murah dan biasanya selalu ada di tiap rumah tangga. Tetapi pertanyaannya adalah apakah cuka benar-benar membantu membunuh kuman?
© Dream
Cuka memang bisa berfungsi sebagai desinfektan, tetapi tidak efektif pada Virus Corona. Komponen utama cuka adalah asam asetat, yang memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri dan virus. Ada beberapa penelitian yang mengkonfirmasi bahwa cuka memiliki sifat antibakteri.
Sebuah penelitian yang dilakukan untuk melihat keampuhan bahan kimia dan produk pembersih alami, mengungkapkan bahwa cuka menghancurkan Staphylococcus aureus dan E. coli.
Sahabat Dream dapat menggunakan cuka untuk tujuan desinfeksi, tetapi sebaiknya hindari penggunaan cuka untuk membersihkan tempat yang berisiko tinggi terkena kontaminasi makanan. Seperti talenan, rak makan atau lemari es.
Meski terbukti bisa mematikan bakteri, namun cuka belum terbukti ampuh membunuh virus. Produk pemutih atau yang mengandung hydrogen peroksida justru lebih efektif untuk mematikan virus.
Laporan Raissa Anjanique/ Sumber: Times of India
© Dream
Dream - Sejumlah perusahaan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/ WFH) demi mengurangi penyebaran virus corona (Covid-19). Bagi Sahabat Dream yang juga bekerja dari rumah, tentunya membawa sejumlah perlengkapan dari kantor.
Mulai dari laptop, mouse, mouse pad, kabel, printer atau barang-baramg lain yang tentunya sangat penting untuk kerja. Sebelum menggunakannya, pastikan dulu barang-barang tersebut dalam keadaan bersih.
Berikut cara membersihkan dan disinfektan barang perlengkapan untuk bekerja.
Laptop
Balik laptop untuk menyingkirkan kotoran yang berukuran besar dan menyangkut di sela-sela keyboar. Gunakan lap microfiber untuk membersihkan tiap tuts. Kamu juga bisa menggunakan kapas yang sudah ditetesi sanitizer atau alkohol 70% untuk membersihkan tiap keyboard.
Untuk bagian layar cukup bersihkan dengan lap microfiber. Jangan lupa untuk membersihkan bagian mouse dan mouse pad, karena dua benda ini selalu kita sentuh setiap saat.
© Dream
Ponsel
Bekerja dari rumah, pastinya kita harus siap dihubungi oleh rekan kerja untuk urusan pekerjaan. Ponsel harus menyala dan selalu dalam genggaman. Untuk itu jangan abaikan kebersihannya.
Lap ponsel setiap hari. Bisa menggunakan lap microfiber dan kapas yang telah ditetesi alkohol 70%. Bersihkan bagian yang dirasa aman dan tidak bakal rusak karena alkohol.
Headphone/ ear phone
Bagi mereka yang kerap melakukan confrence meeting atau video call untuk berkoordinasi, headphone dan earphone kerap digunakan. Jangan lupa juga untuk membersihkannya dengan lap yang bersih atau tisu alkohol setiap hari setelah selesai digunakan. Ingat, menjaga kebersihan adalah salah satu ikhtiar menjaga kekebalan tubuh yang sangat penting menangkal virus corona (Covid-19)
Sumber: Martha Stewart
© Dream
Dream - Seringkali kita kebingungan saat stok sabun cuci atau formula pembersih lainnya habis di rumah. Ingin berbelanja, agak takut dan malas, dengan kondisi seperti sekarang di mana antrean mengular karena imbas pandemi corona virus (Covid-19).
Ada satu bumbu dapur yang bisa Sahabat Dream manfaatkan untuk bersih-bersih, yiatu garam. Bila punya garam yang cukup banyak, tak ada salahnya untuk menggunakannya sebagian sebagai formula pembersih.
Garam memiliki tekstur yang kasar dan abrasif. Bisa membersihkan beberapa noda dan barang yang tak kita kira sebelumnya. Apa saja?
Bersihkan gelas kusam
Noda teh atau kopi pada gelas kerap kali membuat noda kusam di gelas. Untuk membuat gelas kaca kinclong kembali, gunakan saja campuran 2 sendok garam dan cuka. Diamkan dalam gelas selama sekitar 20 menit, gosok dan bilas. Gelas pun berkilau kembali.
Bersihkan saluran bak cuci piring
Pembuangan air di bak cuci piring biasanya dipenuhi dengan lemak sisa makanan. Untuk itu, sangat dianjurkan membilasnya dengan rutin. Ada ramuan andalan untuk membersihkannya, yaitu satu gelas garam dan air panas. Lakukan pembilasan dengan air garam satu kali seminggu.
Membersihkan talenan
Talenan yang digunakan sehari-hari, sangat penting untuk dibersihkan secara rutin. Sahabat Dream bisa membersihkannya dengan garam untuk menghilangkan aroma tak sedap. Cukup gosok talenan dengan garam, kemudian keringkan. Talenan pun siap digunakan kembali.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang