Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dian Pelangi
Dream - Ribuan busana yang akan menjadi referensi tren mode 2015 siap dipamerkan dalam pekan mode terbesar Asia Tenggara, Jakarta Fashion Week (JFW) 2015. Selama sepekan mulai dari 1 sampai 7 November 2014 para pecinta fesyen akan dimanjakan sekitar 70 show dari 220 desainer dalam dan luar negeri.
Dari deretan nama desainer yang akan tampil, perancang busana muslimah bisa dikatakan yang paling ditunggu. Didapuk sebagai pembuka JFW yang berlokasi di Senayan City, Jakarta ini para desainer busana muslimah yang terdiri dari Etu by Restu Anggraeni, Norma Moi by Norma Hauri, Dian Pelangi dan Nurzahra banjir pujian.
" Saya sengaja datang ke sini memang ingin sekali menyaksikan para desainer busana muslimah. Menurut saya trennya sekarang selalu berkembang baik, semakin keren dan menurut saya layak untuk disejajarkan dengan desainer internasional asal semuanya bisa percaya diri," kata artis cantik, Inneke Koesherawati, saat ditemui di lokasi acara kemarin.
Saat fashion show berlangsung, ratusan mata menyaksikan keempat desainer dengan wajah begitu antusias. Tangan mereka pun tak lepas dari kamera untuk mengabadikan berbagai koleksi dari sang desainer. Tepuk tangan pun memecah kesunyian ketika keempat desainer tersebut keluar dari belakang panggung.
Tidak sedikit juga pengunjung yang memberikan rangkaian bunga dan hadiah-hadiah cantik untuk keempat desainer. Bangku penonton pun terisi penuh, tak hanya yang berhijab, banyak juga orang-orang asing dari luar negeri yang ikut menyaksikan keempat desainer. Mereka dibuat kagum dengan koleksi busana muslimah dari tangan desainer Indonesia.
" Awesome, modest fashion atau busana muslimah Indonesia semuanya bagus dan cantik. Kalau dari modelnya bisa dipakai untuk yang tidak berhijab juga, saya memang sengaja datang ke Indonesia untuk melihat desainer busana muslimah Indonesia, banyak juga yang dari Singapura, Inggris, Jepang tadi saya lihat, " ujar Nurmeidina yang berasal dari Malaysia.
Tidak hanya Inneke, Menteri Pariwisata Indonesia, Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. juga ikut memberikan pujian dan semangat kepada para desainer busana muslimah.
" Usaha mereka membuat Indonesia menjadi kiblat fesyen busana muslim dunia begitu bersemangat. Dan mereka semua begitu kreatif, karya-karya mereka begitu cantik dan indah. Semuanya memang harus mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, tren busana muslimah begitu berkembang baik di Indoensia," ujarnya.
Menurut Director Creative JFW, Diaz Persada busana muslimah Indonesia sudah bisa dibilang layak untuk disejajarkan dengan desainer internasional. " Kami rasa mereka layak dengan koleksi terbaik, kami mendorong mereka untuk percaya diri dengan karyanya. Kalau untuk karakter bisa sejajar dengan desainer internasional sebenarnya konsumen yang berhak memberikan apresiasi ini. Tapi sejauh ini karya mereka begitu dinikmati para pecinta fesyen," ungkap Diaz.
Diaz berharap karakter desainer muslimah semakin banyak dan berkembang dengan baik lagi. " Desainer busana muslimah yang bagus itu banyak sekali di Indonesia, tetapi yang memiliki karakter kuat tidak terlalu banyak. Saya harap tren busana muslimah terus berkembang dan membaik karena kita sudah dilirik pasa dunia," ujar Diaz.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya