Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Susi Dan Cucu-cucunya (Foto: Instagram Susi Pudjiastuti)
Dream - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, terkenal dengan sosoknya yang tegas. Ia sangat terganggu jika melihat kondisi pantai yang kotor, laut yang dipenuhi sampah atau ketika nelayan menangkap ikan tanpa mempertimbangkan kesinambungan lingkungan.
Karakter Susi yang tegas saat melihat laut dan pantai kotor, rupanya menurun pada sang cucu. Hal ini diketahui dari video yang diunggah Susi di akun Instagramnya.
Dalam video tersebut, tampak cucunya yang masih balita sangat kesal karena melihat sampah plastik bekas makanan di pantai tempat ia bermain. Bocah lucu itu pun memperingatkan untuk jangan pernah buang sampah di pantai dan di laut.
" Buang sampah jangan di laut, yah! Ini siapa yang buang sampah, ayo siapa ayoo!" ungkapnya.
Para netizen pun ikut gemas dengan aksi memungut sampah dan 'marah-marah' cucu Susi. Mereka banyak yang berpendapat kalau sang cucu sangat mirip neneknya. Seperti komentar akun @ayuqwlr yang menulis " Hayooo siapaaa, marahin aja dek" .
Ada juga akun @wiendyati yang menulis " Foto copy omanya nih... hihihihihi kerennnn but Susi sudah Ada generasi penerusnya" . Wah, kompaknya nenek dan cucu dalam menjaga laut Indonesia, keren!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya