Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Adi Surantha
Dream - Banyak fashion stylist ikut memprediksi tren fesyen yang bakal booming di tahun 2017. Salah satunya adalah Adi Surantha yang memperkirakan warna merah, kuning lemon dan nude akan mendominasi busana di sepanjang tahun ini.
Adi juga melihat jika tren fesyen akan cenderung lebih individualis. Itu berarti bahwa gaya berbusana akan semakin bervariasi dan tidak terpaku oleh salah satu tren saja.
" Jadi macam-macam, nggak seragam ada yang rebel, electic dan juga ada yang tetap elegan," ujar Adi yang ditemui di Jakarta Pusat pada Selasa, 7 Febuari 2017.
Kemajuan teknologi memang telah membuat para desainer semakin kaya inspirasi dalam menciptakan rancangan yang beragam. Semua itu didukung kemudahan mendapatkan material serta media untuk memasarkannya.
Sedangkan untuk garis desain, Adi melihat gaya-gaya tahun 70-an akan kembali happening. Seperti misalnya long sleeve, baju yang dibentuk dengan teknik sapu tangan, serta maraknya warna-warna alam yang menggeser tren monokromatik.
" Kalau atasan bell sleeve itu sudah mulai ditinggalkan. Itu kan sebenarnya tahun lalu yang terinspirasi dari 90-an, jangan sebut itu lagi ya,' imbuh Adi.
Gaya vintage juga akan banyak mempengaruhi tren bawahan. Dimana nantinya celana-celana cutbray akan kembali booming. Namun bedanya, kali ini panjang celana hanya sebatas mata kaki dan tidak terlalu lebar.
" Potongannya midi, di atas mata kaki, jadi cutbray yang ketat di atas. Kulot juga sudah ditinggalin," tutupnya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya