Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pompa ASI
Dream - Menjadi ibu menyusui yang bekerja kita harus berusaha ekstra. Menyiasati waktu di sela-sela pekerjaan untuk memerah ASI agar kebutuhan nutrisi si kecil di rumah tetap terpenuhi dengan baik.
Untuk memerah ASI, tak semua kantor punya ruang khusus memerah atau ruang laktasi. Banyak juga ibu bekerja yang memanfaatkan ruang kosong di kantor atau bahkan kamar mandi
untuk memerah ASI mereka.
Beberapa masalah sering terjadi saat memerah. Malah bisa juga disebut 'bencana'. Jika Anda saat ini sedang menyusui, bersiaplah apabila menemui masalah-masalah berikut.
Lupa bawa 'alat perang'
Sudah disiapkan malam hari, pompa ASI, botol kaca atau plastik untuk menaruh ASI dan cooler bag. Tapi ketika bangun keesokan hari, ternyata terlalu siang dan panik. Ingin buru-buru ke kantor lantas setengah perjalanan baru ingat kalau tak membawa peralatan memerah. Sementara payudara terasa penuh dan harus segera diperah. Untuk menyiasati masalah ini, selalu sediakan botol kosong atau plastik ASI di kantor.
Untuk memerah, andalkan kedua tangan. Sebaiknya Anda juga belajar memerah ASI dengan teknik marmet yang hanya menggunakan kedua tangan, bisa melihat contohnya di YouTube. Jadi sewaktu-waktu ketika harus memerah tanpa pompa, Anda tidak paik.
ASI tumpah
Kadang saat memerah ASI, ASI menetes di pakaian dan menimbulkan bekas. ASI mengandung lemak yang sulit dihilangkan. Selalu sediakan kain/sapu tangan atau tisu basah dan waspada saat memerah.
Jika ada yang tumpah ke pakaian atau tercecer, segera bersihkan. Jika terlanjur tumpah di atasan, gunakan scarf untuk menutupinya. Scarf atau pasmina merupakan andalan para ibu menyusui untuk 'menutupi' payudara.
Laporan Gemma Fitri Purbaya
Sumber: The Breastpumps
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya