Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibu Hamil Di Pantai (Foto: Shutterstock)
Dream - Hamil besar dan bersantai di pantai, tentunya akan sangat menyenangkan. Apalagi jika Bunda juga melakukan olahraga seperti yoga atau berjalan kaki. Tentunya akan berdampak positif bagi kondisi fisik ibu dan janin.
Namun sebelum ke pantai, penting untuk memberi perlindungan pada kulit. Aplikasikan tabir surya yang aman untuk ibu hamil di seluruh permukaan kulit. Cari yang mengandung sun protection formula (SPF) tinggi yaitu SPF50.
Kulit ibu hamil cenderung sensitif. Jadi sebaiknya saat di pantai kenakan topi dan tetap berada di bawah payung pelindung. Aplikasikan lagi SPF setiap 1 jam. Sebelum main ke pantai konsumsi dulu vitamin asam folat.
Vitamin tersebut akan dipecah oleh paparah sinar UV jadi bekerja lebih efektif. Folat ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan janin di dalam kandungan. Hal yang juga sangat penting saat berjemur di pantai dalam kondisi hamil adalah penuhi asupan cairan.
Sediakan minuman cukup banyak, sebaiknya air putih atau jus buah segar. Bisa juga konsumsi buah-buahan dingin yang mengandung banyak air seperti melon dan semangka.
Jika dirasa sinar matahari terlalu terik dan menimbulkan sensasi pusing dan lemas, segera cari tempat berteduh.
Perbanyak konsumsi cairan dan beristirahatlah. Kondisi saat hamil memang membuat ibu lebih sensitif terhadapan paparan sinar matahari dan panasnya pantai.
Sumber: Parents
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya