6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ibu Hamil Tertidur (Foto: Shutterstock)
Dream - Rasa kantuk pada saat hamil biasanya sangat tidak tertahankan. Bukan hanya muncul saat malam, tapi juga siang dan sore hari. Jika Sahabat Dream sering mengalaminya saat hamil jangan melawan rasa kantuk yang ada.
Tidur dan pejamkan mata meskipun hanya sebentar. Ibu hamil memang sangat membutuhkan tidur siang dan istirahat lebih lama. Hal ini bukan tanpa alasan. Saat hamil, ibu lebih mudah lelah dan membutuhkan istirahat yang lebih lama.
Bukan hanya tidur saat malam tapi juga tidur siang. Tak heran ketika kehamilan kian besar, biasanya ibu makin mudah mengantuk. Tak hanya itu, momen tidur siang ibu juga akan berdampak positif bagi perkembangan janin dalam kandungan.
" Ada hubungan antara kesehatan janin dan kebiasaan tidur ibu. Masalah seperti berat lahir rendah, pertumbuhan janin, atau persalinan prematur diketahui juga berkaitan dengan rendahnya kualitas tidur ibu," ujar Jane Warland, profesor dari University of South Australia.
Warland dan timnya melakukan penelitian bagaimana dampak kebiasaan tidur ibu hamil terdapat kesehatan janin. Dari hasil penelitian diketahui kalau durasi dan kualitas tidur sangat berdampak pada kesehatan anak kelak.
" Posisi tidur ibu juga sangat berpengaruh pada kesehatan janin. Salah satunya, saat ibu tidur telentang akan berdampak negatif pada janin karena mengurangi asupan oksigen dan nutrisi," ungkap Warland.
Ia juga mengungkap kalau ibu yang mengalami masalah tidur, akan meningkatkan risiko kelahiran prematur. Jadi, usahakan saat sedang hamil ibu tetap tidur dengan berkualitas, baik saat tidur malam maupun siang.
Sumber: KidSpot
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
