JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Anak Remaja (Foto: Shutterstock)
Dream - Banyak orangtua yang mengeluh saat anaknya beranjak remaja. Komunikasi yang awalnya berjalan baik, jadi sering berujung konflik. Mereka selalu saja memiliki argumen untuk membantah dan tak mau mendengar apa yang diperintahkan.
Bahkan pada orangtua yang memiliki hubungan baik dengan anak, juga menghadapi hambatan dalam mengasuh anak ketika beranjak remaja. Penting diketahui, kondisi anak saat remaja mengalami perubahan psikologis, fisik dan perkembangan otak yang sangat pesat.
" Hormonnya berubah drastis, moodnya naik turun, mudah lelah dan kerap lapar. Orangtua harus mengerti ini dan memaklumi hal tersebut," ujar Michelle Bowyer, pakar pengasuhan anak, seerti dikutip dari Momjunction.
Anak remaja juga kerap murung karena perubahan hormon yang mereka alami. Hal ini karena jalur saraf di otak sedang berkembang aktif dan pertumbuhan tubuhnya terus berkelanjutan.
" Anak remaja mungkin sering marah karena alasan yang tidak dapat dipahami. Mereka mungkin menjadi argumentatif dan berbicara lebih banyak. Orangtua perlu ketenangan dan kesabaran ekstra agar komunikasi lebih lancar," kata Bowyer.
Hindari dorongan untuk bersikap lebih keras, pada remaja hanya demi memenangkan argumen. Satu-satunya cara untuk menenangkan seorang remaja yang marah adalah menjadi tenang.
" Temukan cara untuk mengendalikan amarah Anda dan dengarkan apa yang dikatakan anak remaja. Cobalah untuk lebih menjadi pendengar dan memahami mereka dari sudut pandang lain," ungkap Bowyer.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun