Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Gigi yang berantakan, terlalu maju, dan tidak tertata rapi membuat orang terganggu. Tak hanya mengganggu dari segi penampilan tetapi juga fungsi pencernaan dan pelafalan. Solusi mengatasi ini adalah pemakaian kawat gigi.
Untuk batas usia minimum, orang tua perlu memperhatikan usia anak saat hendak memasang behel agar tidak membahayakan. Tak ada umur yang pasti anak boleh memakai kawat gigi.
Syaratnya hanya gigi taring mereka harus sudah tumbuh karena bagian itu menjadi tonggak memasang behel.
Pemasangan behel pada anak juga perlu memperhatikan peraturan misalnya letak gigi taring tidak boleh diubah-ubah. Perlu diperhatikan juga adalah kondisi kesehatan pemakai kawat gigi.

Sedangkan untuk usia maksimum, tak ada batasnya karena merujuk pada kondisi jaringan pendukung tulang gigi, gusi, dan fisik yang sehat. Bila ada infeksi di gigi atau gusi, dokter gigi harus menangani dulu dan dilakukan perawatan sampai sembuh baru kemudian dipasang kawat gigi.
Pasien yang akhirnya menggunakan kawat gigi perlu bertanggung jawab membersihkan gigi dengan benar. Mereka juga perlu kontrol rutin untuk melihat perubahan susunan gigi. Karena pada prinsipnya, kawat gigi memberikan tekanan pada gigi agar susunanya menjadi baik.
Sahabat Dream, kamu bisa menggunakan Enzim Orthodontic untuk menjaga kebersihan gigi setelah memakai behel. Pasta gigi ini memang diformulasikan untuk pemakai kawat gigi.

Di dalam pasta gigi ini mengandung protein baik untuk gigi berkawat. Kandungannya seperti enzim amyloglucosidase, glucose oxidase, lactoperoxidase bermanfaat untuk mengembalikan kualitas air ludah agar dapat mengontrol keseimbangan bakteri di dalam rongga mulut.
Lysozyme dan lactoferrin bermanfaat untuk menangkal bakteri pathogen penyebab penyakit. Allantoin bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka seperti sariawan dan gusi berdarah yang sering terjadi pada pengguna kawat gigi.
Colostrum yang tinggi bermanfaat memberikan kelembaban pada rongga mulut dan meminimalisir iritasi yang timbul akibat gesekan braket gigi dengan mukosa mulut.
Colostrum juga bersinergi dengan enzimatik sistem yang ada di dalam pasta gigi bermanfaat untuk meningkatkan kontrol terhadap bakteri di rongga mulut terutama pada kondisi mulut kering.
Enzim Orthodontic terbuat dari bahan abrasif yang rendah namun mempunyai daya bersih yang tinggi. Alhasil kandungan aktif pasta gigi ini dapat masuk ke dalam sela kawat dan membantu membersihkan daerah yang sulit terjangkau sikat gigi.
Jadi, gunakan Enzim Orthodontic untuk jaga kesehatan gigi berkawatmu sekarang juga!.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
