6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sekolah secara online, bahkan mengaji hingga les menari semua dilakukan dengan koneksi internet. Termasuk anak-anak mencari hiburan dan permainan. Boleh dibilang, akses internet kini jadi kebutuhan penting di rumah.
Bagi Sahabat Dream yang memiliki laptop, tablet dan PC khusus untuk anak mengakses internet, penting untuk selalu memeriksanya secara rutin. Kejahatan cyber bisa terjadi kapan saja dan jangan sampai anak jadi korbannya.
Hal yang sangat penting dilakukan di rumah adalah memastikan anak aman saat online, baik saat sekolah, mencari bahan pelajaran atau zoom meeting dengan gurunya. Bagaimana caranya?
Gunakan Google Security Check Up
Perangkat di rumah mungkin sudah memiliki akun Google. Untuk pengamanan berlapis, gunakan fitur Security Checkup dalam dua menit. Fitur ini akan menunjukkan aplikasi pihak ketiga yang telah diberikan akses, perangkat yang menggunakan akun Anda, dan peristiwa terkini apa pun yang mungkin membahayakan keamanan koneksi.
Bahkan akan memperingatkan melalui notifikasi jika ada sesuatu yang terlihat aneh, seperti jika akun ditautkan ke perangkat seperti ponsel lama. Fitur ini sangat penting agar akun di rumah aman bagi anak.
© Dream
Lebih dari setengah populasi menggunakan kata sandi yang sama di beberapa situs. Hal ini sebenarnya terlalu berbahaya. Akan lebih baik jika menggunakan password berbeda untuk banyak akun terutama pada laptop/ pc yang digunakan anak.
© Dream
Untuk yang satu ini juga sebenarnya disarankan oleh FBI, terutama dalam kondisi sekarang. Laptop dan PC menyala di rumah sepanjang hari, keamanan koneksi tak dipantau rutin, menutup kamera adalah langkah penting, khususnya laptop dan PC yang digunakan anak.
Kita tidak tahu jika ada penyusup menggunakan malware yang bisa merekam dan melihat melalui kamera laptop/ PC saat online. Menutup kamera dengan kertas atau post it tebal merupakan langkah pencegahan yang sangat penting.
Sumber: Fatherly
© Dream
Dream - Sekolah dan belajar secara online membuat anak tak bisa dilepaskan dari internet. Mereka kini lebih bahkan bisa lebih pintar menggunakan banyak fitur di internet, yang bahkan orangtuanya sendiri tidak tahu.
Internet memang bisa mempermudah anak belajar, termasuk menyelesaikan tugas sekolah dan juga sebagai hiburan selama di rumah saja karena pandemi.
Meski demikian, fungsi kontrol harus tetap dilakukan oleh orangtua, pasalnya konten negatif yang bisa berdampak buruk bagi anak bisa muncul dari banyak akses.
Ada beberapa trik penting yang bisa dilakukan orangtua untuk membuat akses internet anak tetap sehat. Hanya mengakses yang bermanfaat dan hiburan sesuai usia serta durasinya bisa dikontrol.
Orangtua bisa melakukan trik-trik berikut yang sebenarnya sangat mudah.
© Dream
Anak suka sekali dengan YouTube, melihat konten video yang atraktif. YouTube biasa berisi banyak video edukatif, sayangnya iklan atau video suggestion terkadang berisi konten yang tak layak untuk anak.
Untuk anak-anak usia 7 tahun ke bawah, sebaikya diberikan YouTube Kids. Aplikasi ini hanya tinggal diunduh di PlayStore, bisa diatur durasi akses dan kontennya pun telah dikurasi aman bagi anak. Layak dicoba!
© Dream
Selama di rumah anak memang bisa dengan bebas menggunakan internet, tapi pastikan saat malam di waktu tidur mereka mengikuti jadwal. Pasalnya, libur sekolah telah usai dan mereka harus kembali siap belajar pagi hari.
Saat malam hari, matikan akses wifi di rumah. Berikan waktu untuk mengakses internet hanya untuk belajar dan hiburan selama maksimal 2 jam. Dengan begitu akan melatih anak lebih disiplin.
Selalu update dengan perkembangan
Teknologi berubah dengan cepat setiap saat. Sebagai orangtua kita harus bisa terus mengikuti perkembangan teknologi agar tak ketinggalan. Kita juga harus mengetahui konten-konten mana yang tak pantas untuk diakses oleh anak-anak.
Orang tua membutuhkan aplikasi pengontrol yang bisa mengawasi kegiatan anak selama menggunakan internet. Sudah banyak aplikasi yang mendukung agar kita bisa tetap menjaga lingkungan yang sehat untuk perkembangan anak. Selengkapnya baca di Diadona.id.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
