Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kedapatan Anak Sedang Berhubungan Intim, Orang Tua Harus Apa?
Dream - Meski sudah memiliki anak, pasutri idealnya rutin berhubungan intim agar menjaga rumah tangga tetap harmonis. Para pakar juga menganjurkan hal ini dilakukan untuk menjaga kehangatan hubungan.
Namun, perkara anak masih bangun bisa menjadi kendala. Hasrat sering tidak terprediksi, namun anak masih terjaga. Hal ini tentu menimbulkan rasa was-was.
Beberapa orangtua mungkin memilih menidurkan anak sebelumnya. Setelah yakin anak sudah terlelap, baru melakukan hubungan. Namun, banyak kasus anak justru terbangun di tengah aktivitas tersebut.
Kebanyakan pasutri mungkin langsung panik ketika anak tidak sengaja melihat orangtuanya tengah berhubungan. Tapi, justru respon ini kurang bijak, lho Sahabat Dream.
Kira-kira respon apa yang seharusnya dilakukan orangtua?

Menurut dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, respon pertama orangtua adalah tenang, jangan gugup.
" Pertama, kalau anak melihat orangtuanya hubungan, jangan gugup. Orang tua nggak boleh gugup." ujar dr. Boyke pada talkshow Kejar Mimpi Action Nation di Pos Bloc Jakarta, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Biasanya, anak yang tak sengaja menyaksikan orangtuanya berhubungan akan merasa gelisah. Hal ini bisa terlihat dari gerak-gerik, mau pun gestur si anak ketika tertidur.
Tidak perlu panik ketika anak tidak sengaja menyaksikan orangtua sedang berhubungan. Sebaliknya, tanyakan dengan tenang, apakah anak masih bangun, atau tidak.
Jika anak menyahut, tanyakan kembali kenapa ia pura-pura tidur. Dan pastikan apakah anak betul melihat aktivitas tersebut.

Setelah memastikan anak memang melihat orangtuanya berhubungan, jelaskan bahwa hal tersebut adalah hal normal yang dilakukan orang dewasa yang telah menikah.
" Sampaikan kepada anak, orang dewasa yang sudah menikah itu mengekspresikan cintanya adalah dengan cara seperti itu" tambah dr. Boyke.
Penting bagi anak untuk tahu bahwa hubungan intim hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah. Hal ini dibutuhkan untuk menanamkan bahwa hubungan intim tidak boleh dilakukan sembarangan tanpa ikatan pernikahan.
Bersamaan dengan penjelasan ini, baiknya sisipkan secara perlahan ajaran agama di dalamnya. Jangan sampai memarahi dan menghardik anak, ya Sahabat Dream.
Pisahkan anak sejak usia 3 tahun
Untuk menghindari hal di atas, baiknya orang tua memisahkan tempat tidur anak sejak usia 3 tahun. Selain melatih anak menjadi mandiri, kamar yang terpisah juga melatih anak menghargai privasi.
Anak yang terbiasa tidur sendiri sejak kecil, akan belajar respek terhadap ruang pribadinya dan orang lain.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya