Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Tsunami yang terjadi di Selat Sunda masih menyisakan dampak besar. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 2.752 rumah luluh lantah akibat terjangan ombak.
Pada masa pemulihan dan rekonstruksi, Kementerian Kesehatan RI turun tangan untuk menangani korban pengungsi. Direktur Utama Gizi Masyarakat Dodi Iswardi menyampaikan, penanganan utama ditujukan ada anak-anak, ibu hamil dan menyusui. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya kasus kurang gizi.
" Pengendalian gizi pada korban tsunami sudah menjadi tugas utama cluster perlindungan dan pengungsian, salah satunya terkait ketersediaan makanan," ujar Dodi di Jakarta, Kamis 10 Januari 2019.
Ketersediaan makanan pendamping untuk balita serta asupan gizi bagi ibu hamil dan menyusui menjadi prioritas. Tenda-tenda pemberian makanan bayi dan anak disediakan.
Kemenkes juga bekerja sama dengan Kementerian Sosial terkait masalah logistik bahan makanan.
Dodi mengatakan, saat ini konsep pengungsian masih mengedepankan jarak radius aman dari titik bencana.
" Yang penting kita menyingkir dulu dari hazard (potensi bahaya), mungkin masih ada yang mengungsi di lereng gunung namun secara bertahap kita atur lagi agar kembali ke lingkungan yang lebih sehat," pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya