Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kesepian (Foto: Shutterstock)
Dream - Sebagian orang dewasa mungkin beranggapan kalau kesepian tak akan dialami oleh anak-anak. Ada banyak mainan, games, gadget, serta tontonan yang bisa menghibur mereka setiap saat. Anggapan ini adalah salah besar.
Anak butuh interaksi dengan orang lain untuk kebutuhan psikologisnya, termasuk demi perkembangan dan pertumbuhan jiwanya. Tak heran meski anak memiliki banyak mainan dan aktivitas serta mainan, kerap muncul rasa sepi.
Hal ini biasanya karena orangtua kurang berinteraksi secara personal dan intim, kurangnya komunikasi dan kehangatan dengan anak. Begitu juga orang dewasa di sekelilingnya yang jarang sekali mengajaknya berkomunikasi, bermain atau sekadar bertanya.
Anak-anak memiliki tanda ketika ia merasa kesepian. Tidak selalu tampak murung dan sedih dari luar. Penting untuk mengenali tanda-tandanya.
© Dream
Salah satu tanda umum jika anak kesepian adalah ia banyak bicara karena merasa membutuhkan interaksi sosial agar bisa mengalihkan perhatiannya dari rasa kesepian. Sikap seperti ini seringkali membuat orang di sekitarnya lelah menanggapi. Usahakan untuk selalu berbicara dengan anak, menanggapi pertanyaan dan responsnya. Jangan sampai anak merasa kesepian.
2. Mencari perhatian
Cara anak mencari perhatian ketika kesepian bisa dengan berbagai cara. Bisa jadi positif atau justru negatif dengan cara marah atau merusak barang. Seringkali sikap rewel juga bisa menjadi cara anak mencari perhatian dari orangtua. Beberapa anak cenderung berulah agar mendapat banyak perhatian dan tak kesepian.
© Dream
Anak-anak memang punya imajinasi tinggi, namun jangan biarkan ketika anak mulai membuat teman khayalannya sendiri dan menarik diri atau menolak melakukan interaksi sosial nyata dengan teman-teman sebayanya.
4. Mengganggu
Anak kesepian akan berusaha mendapatkan perhatian dengan cara mengganggu orangtua atau orang di sekitarnya. Entah itu dengan banyak bertanya, menyela pembicaraan orang lain, atau membangkang kata-kata orang dewasa.
© Dream
Anak kesepian yang memutuskan menarik diri biasanya akan mengalami rasa kurang percaya diri sehingga ia akan semakin sulit bersosialisasi dengan anak-anak sebayanya dan merasa ketakutan tanpa alasan.
© Dream
Ada anak-anak yang memutuskan menjadi pendiam ketika merasa kesepian. Tipe seperti sulit ditebak karena ada tipe anak yang memang menikmati waktu bermain sendiri, dan ada juga yang terjebak kesepian. Selalu ajak bicara anak untuk mengetahui apa yang terjadi pada anak.
© Dream
Meski sering ditemani orangtua, ada kalanya anak kesepian merasa sangat canggung di keramaian karena tak pernah bertemu orang-orang asing. Akan lebih baik jika orangtua sering mengajak anak pergi ke tempat umum agar terbiasa.
Laporan Febi Anindya Kirana/ Sumber: Fimela.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya