Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto: Tim Muara Bagdja
Dream - Ivan Gunawan kembali meluncurkan koleksi terbarunya. Dikenal dengan busana glamor, kali ini ia bermain dengan karakter kartun legendaris Doraemon.
Bertajuk 'Kuroba', desainer kondang itu menampilkan 30 koleksi yang terdiri dari 25 busana wanita dan 5 busana pria. Koleksinya sekaligus membuka pekan mode Doraemon pertama di Asia, MODO 2019.

(Foto: Tim Muara Bagdja)
"Saya kasih nama 'Kuroba' yang artinya 'Sayap'. Doraemon itu kan sosok yang imajinatif, saya juga ingin terbang dengan imajinasi saya. Gimana caranya agar sosok itu bisa nempel di baju saya tapi tetap glam, tidak terkesan kartunis," tuturnya di Jakarta, Rabu 13 Februari 2019.

Kuroba by Ivan Gunawan (Foto: Tim Muara Bagdja)
Kali ini Igun membawa dua gaya berbeda dalam satu runway. Di sesi pertama, karakter Doraemon dituangkan ke dalam motif bernuansa nude. Siluet longgar dan teknik layering mencerminkan gaya khas Harajuku yang edgy.
Pada sesi kedua, Doraemon menjelma ke dalam bentuk yang lebih halus dengan desain shopisticated. Koleksinya didominasi dengan bahan velvet, tulle, mikado, brokat hingga netting bernuansa hitam-putih.

Topi Baling-Baling Bambu dan Belt Lonceng (Foto: Tim Muara Bagdja)
Item ikonik Doraemon seperti lonceng dan baling-baling bambu dikemas secara apik menjadi aksesoris oleh Rinaldy Yunardi. Ada juga busana pria bertema streetwear. Kolaborasi keduanya memberi nostalgia dari karakter yang sudah melegenda sejak 1969.
Di akhir acara, Igun menampilkan masterpiece yang telah digarapnya selama lima bulan. Model melenggang di runway dengan memakai jubah mewah bermotif kepala Doraemon, Nobita dan Shizuka.

Masterpiece Ivan Gunawan (Foto: Tim Muara Bagdja)
Gaun dirancang khusus dengan sulaman emas di bahan organdi. Taburan kristal swarovski di sekujur busana membuatnya bernilai seharga Rp250 juta. (ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?