Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Banyak tanaman di sekitar kita yang kerap dianggap tanaman liar namun sejatinya memiliki manfaat kesehatan. Salah satu dari tanaman liar ini adalah rumput paragis. Keberadaan rumput paragis yang kerap tumbuh di lapangan maupun halaman rumah ini ternyata menyimpan khasiat luar biasa untuk mengatasi gangguan kesehatan.
Rumput paragis merupakan spesies dari keluarga Poaceae. Sebagaimana rumput pada umumnya, rumput paragis berukuran kecil. Tanaman ini tumbuh dengan baik di daerah tanah padat dan terkena sinar matahari langsung.

Studi menunjukkan ekstrak dari rumput paragis memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri hingga antikanker. Sementara itu, menurut Journal Plos One, manfaat rumput Paragis didapatkan berkat kandungan antioksidan dan aktivitas anti-inflamasi dari ekstrak tumbuhan tersebut yang sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.
Lantas apa sebenarnya manfaat rumput paragis untuk kesehatan? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut manfaat rumput paragis untuk kesehatan yang sayang jika diabaikan.
Manfaat rumput paragis untuk kesehatan sudah dipercaya masyarakat sejak jaman dahulu. Manfaat rumput paragis digunakan untuk pengobatan tradisional. Berikut beberapa negara yang memanfaatkan rumput paragis dalam pengobatan tradisional mereka:

Selain manfaat rumput paragis untuk pengobatan tradisional di atas, di bawah ini dijelaskan lagi manfaat rumput paragis untuk mengatasi beberapa gangguan kesehatan.
Manfaat rumput paragis yang pertama untuk mengatasi diabetes dan menurunkan tekanan darah tinggi. Rumput paragis bida dibuat sebagai teh. Apabila dikonsumsi setiap hari bisa membantu mengatasi diabetes dan masalah tekanan darah tinggi. Teh dari rumput paragis juga dapat menurunkan demam.
Selain itu, manfaat rumput paragis juga berkhasiat menyembuhkan penyakit lain seperti hemoptisis, gangguan liver, gangguan kandung kemih, malaria, penyakit kuning, epilepsi dan kemandulan pada wanita.
Manfaat rumput paragis untuk kesehatan yang selanjutnya adalah untuk mengatasi masalah penyakit ginjal. Rumput paragis memiliki sifat diuretik alami sehingga akan meningkatkan jumlah air dalam tubuh. Jika urin lancar dikeluarkan, maka racun-racun di dalam tubuh akan dikeluarkan melalui urin. Alhasil masalah pada ginjal pun bisa diatasi.
Rumput paragis juga bisa dijadikan obat untuk menghambat aktivitas anti kanker. Tanaman ini mengandung antikankerdan antioksidan sehingga bisa membantu mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Ramuan obat dari tanaman herbal ini efektif menghilangkan mioma dan kista ovarium.
Cara mencegah kanker dengan rumput paragis adalah dengan membuatnya sebagai teh dan dikonsumsi rutin setiap pagi dan malam sebelum tidur. Cara ini efektif untuk menghilankan kista.
Manfaat rumput paragis untuk kesehatan yang selanjutnya bisa untuk mengobati luka, radang sendi dan parasit. Penyakit radang sendi kerap dialami oleh orang yang lanjut usia.
Rumput paragis juga dimanfaatkan sebagai luka untuk menghentikan pendarahan pada luka serta mampu menghilangkan cacing dan parasit dari perut.
Itulah manfaat rumput paragis untuk kesehatan yang sayang dilewatkan. Mskipun sering dianggap tanaman liar, tanaman ini jelas memiliki manfaat untuk kesehatan. Kamu bisa mencobanya untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang telah dijelaskan di atas.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026