Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mencuci Motor Tak Boleh Sembarangan, Sahabat Dream. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pengendara sepeda motor akan melakukan apapun untuk membuat tunggangannya tampil mengkilap setiap saat. Berbagai larutan kimiawi akan dipakai agar body si motor kesayangan terlihat kinclong.
Bila perlu sepeda motor setiap hari dibawa ke tempat pencucian agar body-nya selalu mulus.
Pamer sepeda motor yang mengkilap boleh-boleh saja dilakukan. Asal jangan sampai kebablasan mencuci motor kamu ya.
Dikutip dari Federal Oil, Rabu 9 Januari 2019, mencuci sepeda motor ternyata tidak bisa sembarangan. Bukan kinclong yang didapat, bisa-bisa motor kesayangan ngadat karena kamu yang salah saat mencucinya.
Wahana Honda menyarankan pengguna menghindari untuk mencuci motor ketika mesin dalam keadaan panas. Mesin yang panas tak boleh langsung terkena air.
Kalau kena air, blok mesin dan pangkal knalpot akan rusak. Proses pendingan paksa seperti itu akan membuat logam memuai dalam waktu yang cepat sehingga akan retak.
Kamu juga tak disarankan menyeka bodi motor setelah digunakan berkendara. Motor yang habis dipakai akan menyisakan debu dan kotoran. Kalau langsung dilap, bodi motor akan tergores.
Sebaiknya, siram dengan air terlebih dahulu.
Hindari juga menyemprot motor dengan air yang bertekanan. Pelumas rantai bisa rontok dan performa rantai akan berkurang kalau disemprot dengan air yang bertekanan. Air juga akan menimbulkan karat dan membuat rantai mudah putus.
Menyiram mesin dengan air yang berlebihan juga harus dihindari. Tujuannya agar air tak masuk ke pengapian. Air yang masuk ke sistem pengapian akan membuat motor mogok. Komponen mesin motor merupakan bagian yang paling sensitif terhadap air.
Nah sudah tahu kan larangan dalam mencuci motor? Semoga kamu bisa tetap tampil gaya dengan tunggangan kesayangan tanpa khawatir mogok di tengah jalan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya