Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Mengintip Tren 2019 dari Kacamata Indonesia Fashion Chamber

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 27 Maret 2018 06:14
Mengintip Tren 2019 dari Kacamata Indonesia Fashion Chamber
Para desainer bebas berkarya mengungkapkan jati diri mereka.

Dream - Tren fashion terus bergulir. Ada kalanya, model fashion yang sedang jadi perbincangan hanya mengulang kembali kesuksesan sebelumnya. Tapi kira-kira, tren fashion seperti apa yang akan happening di Indonesia?

Untuk mengintip tren yang akan happening itu, Indonesian Fashion Chamber (IFC) mengadakan Media Viewing Trend (MVT). Acara ini adalah program tahunan yang menjadi baromoter fashion dunia dan mendorong perkembangan industri fashion Tanah Air.

Caranya, memperkenalkan perkembangan tren fashion ke kalangan media, buyer, dan stake holder.

" Dengan mengoptimalkan kekayaan heritage yang kita miliki, industri fashion Indonesia memiliki kekuatan untuk disorot dunia. Kalau kita yakin dengan yang kita punya, maka dipastikan kita akan semakin kokoh," ujar Ali Charisma, National Chairman IFC di The Ice Palace, Kuningan, Senin 26 Maret 2018.

MVT yang digelar pada 26-27 Maret 2018 ini menghadirkan desainer lokal seperti Avant Garde, Urban, Muslim, dan Evening Wear. NY by Novita Yunus, Bramanta Wijaya dan lainnya. Masing-masing desainer mencari tren apa yang bisa mempengaruhi industri.

Indonesian Fashion Chamber

" Nanti, tugasnya tim tren untuk menerjemahkan. Bahwa ya, tren Indonesia itu memang sudah in-line dengan tren atau belum," tutur Ali.

Ali mengaku tidak memaksa desainer untuk membuat koleksi khusus. Dia membebaskan para desainer mengungkapkan jati diri mereka dengan berkarya.

" Kebanyakan yang dipresentasikan kan, tentang diri mereka seperti apa. Biasanya kan, fashion show itu kurang intimate," katanya.

Dalam acara itu, Ali juga menampilkan karya enam desainer lokal yang diyakini mampu bersaing di luar negeri. Mereka dianggap sukses bangkit karena idealis, bukan karena penjualan saja.

" The future itu pilihan kita, memang untuk bersaing dengan luar negeri. Tiga di antaranya adalah brand sustainable fashion gitu. Fashion yang memperhatikan lingkungan itu penting. Ada Inas Nabilla, Sasig by Wita, Khara by Gabriella Manurung."

(Sah)

 

Beri Komentar