5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Mesin Mitsubishi Xpander Akan Diproduksi Di Nissan Indonesia. (Foto: Akun Instagram @mitsubishimotorsid)
Dream – Mitsubishi Motors mengumumkan mesin Xpander akan diproduksi oleh PT Nissan Motors Indonesia. Rencananya pembuatan mesin ini akan dimulai pada 2020.
Sekadar informasi, Nissan dan Mitsubishi global telah beraliansi sejak 2016.
Dikutip dari Liputan6.com, Kamis 4 Oktober 2018, CEO Mitsubishi, Osamu Masuko, mengatakan mesin Xpander yang diproduksi di Nissan bertujuan untuk meningkatkan rasio penggunaan suku cadang lokal dari 71 persen menjadi 80 persen.
Dengan makin membesarnya kandungan lokal tersebut, diharapkan berdampak pada manfaat ekonomi berantai, khususnya dalam hal pasokan lokal.
“ Untuk investasi ini dilakukan oleh Nissan, bukan kami. Kami akan melakukan supply Xpander ke Nissan mulai awal 2019,” kata Masuko di Jakarta.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, Mitsubishi telah menganggarkan pengembangan produksi Mitsubishi dengan nilai investasi sampai 4 milair yen (Rp530,79 miliar). Anggaran itu belum termasuk investasi pembuatan mesin Xpander di pabrik Nissan.
Menurut Masuko mengatakan nilai investasi Xpander itu adalah keputusan Nissan, tapi dia tak tahu berapa jumlahnya.
“ Kami tak tahub detail. Kami beli mesin ini dari pabrik Nissan. Tentu saja lokalisasi mesin membuat biaya produksi mesin menjadi turun,” kata Masuko.(Sah)
Presiden Direktur Mitsubishi Motor Krama Yudha, Naoya Nakamura, tak menjelaskan detail harga Xpander ke depannya bisa lebih murah atau tidak.
“ Terlalu cepat bagi kami untuk menjanjikan harga setelah lokalisasi mesin,” kata Nakamura.
Dia mengatakan, dengan memproduksi mesin secara lokal, fokus Mitsubishi adalah mempercepat pengiriman barang. Dengan diproduksinya mesin Xpander di pabrik Nissan Indonesia, Nissan bisa memproduksi sekitar 160 ribu mesin per tahun.
“ Yang ingin saya bilang, lebih dari 10 ribu konsumen menunggu. Tugas saya mengirimkan secepat mungkin,” kata Nakamura.
(Sumber: Liputan6.com/Herdi Muhardi)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?