Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kopi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bagi para ibu baru, yang dulunya penikmat kopi, saat hamil dan menyusui boleh dibilang masa-masa yang berat. Hal tersebut lantaran harus mengontrol porsi minum kopi. Tak bisa sebebas biasanya karena zat kafein yang terkandung dalam kopi dikhawatirkan bisa berdampak negatif pada bayi.
Rasa kantuk karena harus begadang menemani bayi baru lahir, seringkali memicu ibu meminum kopi. Kekhawatiran pun muncul. Ada ibu yang bisa menghentikan kebiasaannya
mengonsumsi kopi saat hamil dan menyusui, namun ada juga yang tak bisa.
Sebenarnya mengonsumsi kopi saat menyusui diperbolehkan, asalkan dalam batas normal dan tak berlebihan. Pasalnya jika berlebihan kandungan kafein bisa masuk ke dalam tubuh bayi melalui aisr susu ibu (ASI)
" Untuk ibu yang masih memiliki bayi di bawah usia 3 bulan, konsumsi kopi memang harus dikontrol karena sistem metabolisme bayi belum sempurna. Kafein yang masuk melalui ASI bisa berdampak pada kondisi bayi. jadi lebih rewel, sulit tidur dan merasa tak tenang," ujar Molly Petersen, seorang konselor laktasi.
Pada ibu yang usia bayinya masih 1 hingga 3 bulan sebaiknya minum tak lebih dari 300 mg kafein per hari. Penting diketahui kalau kafein bukan hanya bersumber dari kopi tapi juga minuman kemasan lain, atau bahkan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
" Selalu cari tahu apakah minuman dan makanan yang dikonsumsi mengandung kafein, jika mengandung kafein dan menyusui bayi, perhatikan perubahan kebiasaan bayi. Apabila lebih rewel, tak mau tidur, gelisah, bisa jadi level kafein yang ibu konsumsi terlalu banyak," ungkap Molly.
Sebagai 'langkah' aman, ibu bisa mengonsumsi kopi decaf atau non kafein. Jika memang sangat ingin mengonsumsi kopi, sebaiknya jangan menenggak lebih dari 2 gelas per hari. Bisa juga menerapkan konsep 'berbagi' kopi dengan suami, agar tak terlalu berlebihan saat minum kopi.
Sumber: PopSugar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya