5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Kabinet Di Kamar Mandi (Foto: Shutterstock)
Dream - Tengok kondisi lemari penyimpanan atau kabinet di kamar mandi. Bagaimana kondisinya?
Jika sangat berantakan, segera lakukan pembersihan. Setelah itu, bereskan setiap barang dan produk yang ada di dalamnya.
Seringkali kabinet di kamar mandi berisi produk yang sudah kedaluawarsa dan barang yang sudah tak lagi berfungsi. Sebagian besar isi kabinet di kamar mandi bisa jadi harusnya berada di tempat sampah.
Segera rapikan kembali penyimpanan di kamar mandi. Lakukan saja langkah-langkah berikut sebagai panduan praktis.
© Dream
Sebelum mengatur barang yang ada di dalamnya, kosongkan dulu kabinet. Turunkan seluruh isinya dan lakukan sortir.
Untuk produk yang digunakan, periksa tanggal kedaluwarsanya. Buang barang yang tak lagi digunakan seperti pisau cukur bekas, kapas yang kotor, cotton bud yang sudah lama dan benda lainnya.
© Dream
Biasanya, lemari penyimpanan jarang sekali dibersihkan. Dipenuhi debu dan residu tumpahan produk yang lengket dan membuat kotor. Agar lebih bersih dan sehat, lakukan pembersihkan lebih dulu.
Bisa menggunakan sikat kecil untuk mengangkat kotoran yang lengket. Bila hanya dipenuhi debu, gunakan lap mikrofiber. Pastikan kondisinya sudah bersih sebelum diisi kembali.
© Dream
Setelah melakukan sortir, kelompokkan barang dan produk sesuai fungsi. Seperti make up, obat-obatan, skincare dan barang lain. Jangan digabung satu sama lain. Sediakan wadah untuk menaruh barang tersebut.
Jika memang kabinet memiliki banyak bagian, taruh barang di bagian yang berbeda sesuai fungsi. Hal ini agar lebih tertata dan mudah dicari.
Muda bukan, Sahabat Dream?
Sumber: Martha Stewart
© Dream
Dream - Aroma pembersih kamar mandi biasanya sangat menyengat. Terutama jika menggunakan pemutih atau atau bleaching untuk menyingkirkan jamur dan noda hitam di dinding keramik.
Penggunaan pembersih kimia memang cukup efektif untuk mengangkat kotoran dan jamur di kamar mandi, tapi setelahnya membuat sangat tidak nyaman. Kulit tangan mengelupas, belum lagi aromanya yang membuat sakit kepala.
Bagi Sahabat Dream yang mencari alternatif pembersih yang alami dan efektif, bisa menggunakan beberapa campuran berikut.
© Dream
Minyak pohon teh (tea tree)/ minyak cengkeh dan air
Kombinasi ini biasanya merupakan metode yang paling efektif untuk menghilangkan jamur secara alami. Tambahkan 15 tetes minyak yang dalam botol semprot.
Semprotkan ke area berjamur dan biarkan selama dua jam. Semprotkan sedikit lagi, sikat dan bilas hingga bersih bersihkan.
Cuka dan air
Cuka bisa membunuh sekitar 82 persen jamur yang ada di kamar mandi.Jika tak mau menggunakan menggunakan minyak cengkeh atau tree oil, bisa menggunakan cuka untuk membersihkan jamur di dinding. Cukup masukkan cuka ke dalam botol semprot.
Semprotkan pada dinding, biarkan selama satu jam. Setelah itu baru bersihkan dinding dengan sabun dan air hangat.
Selamat mencoba!
Sumber: Home Beautiful
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?