Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Ingin cendol saat malam hari, lalu siang hari terbayang bubur ayam, begitu malam datang ingin kue nastar. Ibu hamil kerap ingin mengosumsi makanan atau minuman tertentu, hingga menggebu-gebu. Di Indonesia, kita biasa menyebutnya ngidam.
Lalu apa alasan di balik hasrat menggebu menginginkan sesuatu pada ibu hamil? Apakah aman atau berbahaya untuk mengidam makanan tertentu selama kehamilan? Mengidam bisa diartikan sebagai keinginan mendadak, tak tertahankan, dan intens untuk makan/ minum sesuatu yang spesifik.
Kondisi ini semakin sering terjadi selama kehamilan. Ada ibu hamil yang sangat ingin makan makanan asam, manis atau pedas. Studi menyebutkan sekitar 84% ibu hamil di seluruh dunia mengalami mengidam makanan.
Ternyata ada empat penyebab utama ngidam. Bisa jadi ini yang terjadi pada tubuh ibu sehingga muncul hasrat menggebu ingin makan/ minuman tertentu.
© Dream
1. Kekurangan nutrisi
Diyakini bahwa, umumnya, mengidam makanan merupakan simbol dari kekurangan makanan. Ini berarti bahwa ketika tubuh kekurangan unsur gizi tertentu, maka akan bermanifestasi sebagai keinginan.
2. Perubahan hormon selama kehamilan
Beberapa ahli percaya bahwa mengidam kehamilan dapat menjadi hasil dari perubahan hormon. Hormon, estrogen dan progesteron, bisa menjadi penyebab yang mungkin untuk dorongan yang tak tertahankan itu. Hormon-hormon ini berpotensi menyebabkan perubahan pada reseptor lidah, mengembangkan keinginan dan / atau keengganan untuk makanan
© Dream
3. Indra penciuman dan rasa lebih sensitif
Dipercaya juga bahwa fluktuasi hormonal cenderung meningkatkan indra penciuman dan rasa pada wanita hamil, yang bisa menjadi faktor lain yang menyebabkan mengidam makanan
4. Faktor-faktor psikososial
Dalam beberapa kasus, terlihat bahwa wanita hamil mungkin juga mengidam kecanduan makanan tertentu karena beberapa faktor psikososial. Sebuah studi penelitian menunjukkan bahwa ketagihan nasi lebih umum di Jepang. Sementara di AS para ibu hamil seringkali ngida cokelat.
Sumber: Momjunction
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya