Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Keputusan untuk menjalani persalinan secara caesar tentunya diambil dengan banyak pertimbangan, terutama demi kesehatan ibu dan janin. Mungkin banyak orangtua yang belum tahu kalau operasi caesar sangat berdampak pada level imunitas anak di kemudian hari.
Hal ini dijelaskan oleh dr. Ali Sungkar, SpOG(K), konsultan fetomaternal dalam webinar “ Optimalkan Imunitas Anak Kelahiran Caesar dengan Mikrobiota Sehat” yang diselenggarakan oleh Nutriclub, Kamis 27 Agustus 2020. Menurut dr. Ali, bayi yang lahir secara normal mendapat paparan bakteri atau mikrobiota dari ibunya dengan jumlah yang sangat banyak dan sangat diperlukan bayi untuk imunitasnya.
" Kalau kita perhatikan bayi yang lahir normal atau pervaginam dibanding yang lahir caesar, ada peningkatan mikrobiota dan perbedaanya siginifikan," kata dr. Ali.
Jumlah mikrobiota pada bayi yang lahir pervaginam lebih banyak dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan melalui operasi caesar.
Mengapa demikian? Bayi yang lahir caesar tak melalui jalan lahir ibu, di mana terdapat banyak sekali mikrobiota. Hal ini berdampak level mikrobiota bayi yang lahir caesar cukup rendah.
© Dream
Lalu mengapa mikrobiota sangat penting bagi sejak bayi lahir ke dunia? Prof. Dr. Moh. Juffrie, SpA(K) menjelaskan kalau jalur lahir dapat memengaruhi kolonisasi bakteri dan mikrobiota saluran cerna yang penting untuk perkembangan imunitas anak.
" Mikrobiota saluran cerna mengandung jutaan mikroba yang dianggap penting untuk mengembangkan sistem imunitas tubuh. Sementara itu, pada persalinan caesar terjadi ketidakseimbangan mikrobiota dalam sistem gastrointestinal yang memicu risiko terjadinya gangguan imunitas, termasuk alergi terhadap makanan,” ungkap Prof. Juffrie.
Untuk itu penting memberikan asupan kaya bakteri baik pada anak yang lahir secara caesar. Salah satu asupan terbaik adalah yang ada pada tubuh ibu yaitu ASI.
" ASI mengandung bakteri baik plus makanannya, juga makanan bakteri baik. Oleh karena itu ASI yang terbaik. Saya anjurkan untuk menyusui supaya sistem kekebalan anak baik," pesan Prof Juffrie.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya