Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pompa ASI (Foto: Twitter)
Dream - Demi bisa memberikan nutrisi terbaik untuk bayi, apapun akan dilakukan ibu. Memerah ASI di mana pun dan kapan pun. Ada kalanya ibu harus pergi dan meninggalkan bayi tercinta di rumah.
Hal ini bukan jadi halangan untuk tetap memberikan ASI. Saat di kantor, stasiun, bandara dan bahkan dalam pesawat, ibu bisa memompa ASI. Seperti foto-foto yang dibagi para ibu lewat
kampanye #IPumpedHere.
Kampanye tersebut digaungkan oleh MomsRising, sebuah organisasi nirlaba asal Amerika Serikat yang bertujuan untuk membuat tiap fasilitas yang ada di negara tersebut lebih ramah bagi keluarga. Lewat akun Twitter, para ibu diminta untu menunjukkan di mana tempat memompa mereka.
Sebagian besar yang berpartisipasi bukan menunjukkan ruangan laktasi yang memadai. Tapi ruangan kecil dan 'darurat', namun para ibu ini tetap semangat demi bisa menampung 'cairan emas' untuk bayi-bayi di rumah.
Toilet pesawat

Ibu ini adalah seorang pramugari salah satu maskapai di Belanda. Menjalani tugasnya sebagai pramugari dengan terbang ke berbagai tempat tak menghalanginya untuk memberikan ASI eksklusif. Di sela-sela pekerjaan ia selalu memompa ASI di mana pun, termasuk di kamar mandi dalam pesawat.
Kamar mandi bandara

Sarah Graham harus menempuh perjalanan yang cukup lama menggunakan pesawat, dengan bayinya. Si bayi ternyata cukup tenang selama perjalanan dan lebih banyak tertidur. Alhasil payudaranya penuh dan ASI harus dikeluarkan, jika tidak ia bisa demam. Tak ada ruangan laktasi, kamar mandi pun jadi. Sarah pun memompa ASI di toilet bandara.
Ruangan darurat

Cheryl berprofesi sebagai guru dan di sekolah tempatnya mengajar, tak ada ruangan laktasi. Dengan sedikit kreativitas, ia pun memanfaatkan sudut ruangan di kantornya. Yaitu dengan memindahkan 3 lemari agar berdekatan, sehingga tempat duduknya untuk memompa ASI bisa tertutup.
Toilet convention center

Aula besar sebagai tempat pertemuan, tak selalu memiliki fasilitas lengkap. Seperti yang dialami Niko, ia harus menghadiri seminar besar. Tak ada ruangan untuk memompa di gedung tersebut. Terpaksa, kamar mandi super kecil pun dimanfaatkannya.
Sumber: Huffingtonspost
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya