Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram.com/jokowi
Dream - Indonesia, yang jadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, menyajikan menu Nusantara termasuk ragam menu vegetarian untuk para kepala negara, delegasi, dan pejabat, yang hadir.
Momen makan siang yang digelar pada Selasa 15 November 2022 menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan sajian kuliner Tanah Air yang penuh cita rasa. Sebagai menu pembuka, disediakan selada udang Bangka, cumi bumbu rujak, dan sate pusut Mandalika.
Di menu utama dalam sajian ini adalah jenis makanan panggang ikan barramundi bumbu Bali, terik sirloin wagyu, dan nasi ungu urap sayur yang mewakili Sumatera, Jawa, Bali, serta Nusa Tenggara Barat.
Makanan utama ini didampingi emping Yogya dan kerupuk udang. Sedangkan untuk makanan penutup berupa puding Nangka dan kelapa muda disiram gula palem.
Makanan-makanan dari pembuka sampai penutup yang disajikan merupakan perwakilan kota-kota di Indonesia.
Untuk vegetarian menu pembuka yang disajikan terdiri dari selada tahu Bangka, bunga labu bumbu rujak dan sate pusut nangka Mandalika.

Sajian menu utamanya berupa labu panggang bumbu Bali, terik tempe bacem dan nasi ungu urap sayur dilengkapi emping Yogya yang renyah.
“ Selamat menikmati makan siangnya. Enjoy your lunch,” kata Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengawali makan siang bersama pimpinan dan delegasi KTT G20 di Bamboo Dome, Apurva Kempinski, Nusa Dua.

Acara makan siang kemarin tampak santai, seperti yang terlihat dari penampilan para delegasi yang mengenakan kemeja putih tanpa jas.
Suasana pun bertambah hangat ketika Presiden Jokowi memberikan kesempatan kepada Presiden Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dilanjutkan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino untuk memberikan pernyataan terkait perkembangan dunia olahraga.
“ Sport adalah bagian penting dari hidup kita, tidak hanya hidup kita sehat tapi juga hidup kita lebih Bahagia,” alasan Jokowi mengundang kedua tokoh olahraga ini.
Dalam pernyataannya Gianni dan Thomas sepakat bahwa olahraga termasuk sepak bola mampu menyatukan dunia dan damai antar negara.
Sumber: Kemenparekraf.go.id
Laporan: Rena Safira
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengklaim rentetan acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali berdampak positif pada perekonomian. Dia mencontohkan dampak yang dirasakan oleh Kuta Seafood Restaurant.
" Kuta Seafood ini buka sejak dua bulan yang lalu dan sudah membuka lapangan kerja bagi 25 karyawan di penghujung pandemi ini dan ini adalah dampak langsung dari kehadiran G20," kata Sandiaga.
Empat Tren Pasar dan Industri Setelah Pandemi, Pelaku UMKM Wajib Tahu!
Dia berharap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) benar-benar memanfaatkan momentum KTT G20 yang dilaksanakan selama dua hari. Sehingga dampak ekonomi tidak hanya dirasakan oleh pengusaha besar saja.
" Ini tentunya harus kita kawal momentum kebangkitannya, sehingga G20 ini bukan hanya dirasakan hotel-hotel berbintang tapi juga oleh pelaku-pelaku UMKM dan pelaku ekonomi kreatif yang ada di Bali seiring dengan peningkatan pariwisata di Bali," tuturnya.
Rangkaian G20 memang bukan hanya terlaksana dua hari saja, melainkan satu tahun sebelumnya. Menurut Sandiaga, sudah ada sekitar 150 side events yang melibatkan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata di seluruh Indonesia.
Hari Paramuda, pemilik Kuta Seafood Restaurant, mengatakan rumah makannya banyak dikunjungi pelanggan berkat ajang KTT G20 di Bali.
Pengusaha Perlu Tahu, Ini Perubahan Perilaku Konsumen Setelah Pandemi, Catat 4 Poinnya
" Banyak kepala-kepala daerah menjelang G20 ini yang datang bertugas ke Bali dan makan di sini, itu adalah dampak yang sangat luar biasa yang kami rasakan," kata Hari.
Sumber: Kemenparekraf.go.id
Laporan: Rena Safira
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya