6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Anak Bermain Bersama (Foto: Shutterrstock)
Dream - Jalan-jalan ke mal atau menonton film di bioskop, memang hiburan yang sangat praktis. Terutama bagi anak-anak yang biasanya suka diajak ke playground dalam mal. Namun Sahabat Dream, coba jadwalkan secara rutin mengajak si kecil untuk main di alam.
Melatih anak berani bereksplorasi di alam terbuka dapat meningkatkan pengalamannya. Aktivitas tersebut juga bisa membantu pembentukan karakter anak. Hal ini berperan untuk dukung si Kecil siap hadapi masa depan.
Ajeng Raviando, seorang psikolog anak dan keluarga menyampaikan, ketika anak tampak menikmati mencoba suatu permainan, maka ia akan lebih berani mencoba permainan lain tanpa diminta oleh orangtua.
" Usia 2-3 tahun, anak dapat diajarkan berbagai kemampuan baru seperti naik sepeda, berenang, dan lainnya. Pada usia 4-6 tahun, anak bisa diajak berjalan-jalan ke alam terbuka, seperti gunung dan pantai,” kata Ajeng seperti dikutip dari Liputan6.com.
Orangtua tidak perlu cemas, kekebalan tubuh yang baik dapat membawa si Kecil beradaptasi dengan stimulasi, khususnya di luar ruangan. Pada akhirnya, ini bertujuan membentuk ketangguhan anak.
Ajeng menambahkan penanaman karakter sejak dini penting untuk mempersiapkan anak menghadapi perubahan dan situasi tertentu dalam kehidupan. Misal, kegagalan, stres, tantangan, lingkungan baru, dan lainnya. Ada lima karakter yang sebaiknya diasah sejak dini.
“ Berani, yakni percaya diri dan mau mengambil risiko, mandiri, tidak bergantung pada orang lain dan banyak akal, serta bisa bertindak cepat dan efektif di bermacam situasi dan pandai mencari solusi,” tambahnya.
Dengan bermain di alam, anak akan lebih suka tantangan. Mencoba hal baru yang akan mengasah keberaniannya. Apalagi jika ada kegiatan kompetisi di dalamnnya, bisa membentuk kekuatan mentalnya. Jadi, pastikan ajak si kecil main di alam.
Laporan Fitri Haryanti/ Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
