Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Jika dibiarkan bisa berakibat fatal.
Dream - Waktu tidur merupakan waktu yang sangat berharga. Usahakan untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran saat satang waktu tidur, terutama di tengah malam. Jangan sampai waktu tidur Sahabat Dream kurang dari 7 jam setiap hari.
Jika waktu tidur tak tercukupi, tubuh akan sangat kelelahan. Alhasil, bakal muncul rasa kantuk yang sangat dan bisa tertidur secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa berujung pada Microsleep.
Apa itu Microsleep?
Microsleep merupakan penyakit di mana seseorang dapat tertidur tanpa disadarinya. Tertidur tanpa sadar bisa terjadi kapan pun dan dimana pun. Bisa saat bekerja di kantor, menonton televisi dan yang paling fatal adalah mengendarai kendaraan.
Penyebab utama microsleep, tentu saja waktu tidur yang kurang dan tidak berkualitas.
Biasanya terjadi pada mereka yang suka bekerja hingga larut malam dan memiliki kecenderungan insomnia.
Ada beberapa gejala yang sangat khas jika seseorang mengalami microsleep. Yaitu, menguap berlebihan, tidak mampu menjaga mata agar tetap terbuka.
Gejala micrsosleep juga muncul bila kamu tidak dapat mengingat kejadian satu atau dua menit yang lalu dan sering menjatuhkan kepala.
Kadang juga menatap kosong dan tidak merespons sama sekali saat ditegur.
Untuk itu pastikan cukup tidur yakni tujuh hingga sembilan jam setiap hari. Jika hal ini terus terjadi dan memicu hal fatal seperti kecelakaan, harus segera mendapat terapi dari dokter.
Laporan Mega Rasmiyati
Sumber: Healthline