JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ibu Hamil (Foto: Shutterstock)
Dream - Kehamilan, terutama anak pertama membuat ayah dan ibu mau tak mau harus melakukan sederet persiapan. Salah satu yang terpenting adalah membuat perencanaan dan persiapan keuangan dengan matang.
Dalam hal ini, ibu maupun ayah harus memperhitungkan biaya pemeriksaan, persalinan, dana darurat hingga pengeluaran bulan setelah memiliki anak. Hal apa saja yang harus dipersiapkan dalam keuangan keluarga menyambut si kecil? Yuk, simak.
- Biaya pemeriksaan dan persalinan
Penting untuk segera mencari rumah sakit atau dokter yang sesuai dengan anggaran. Bagi yang bekerja, tanyakan detail kebijakan di kantor terkait fasilitas asuransi dan rumah sakit untuk biaya pemeriksaan dan persalina. Ada yang menanggung secara penuh namun ada juga yang tidak.
Jika ditanggung secara penuh, tentunya akan sangat meringankan. Namun jika tak ditanggung secara penuh, harus ada alokasi dana untuk menutupinya. Jadi pastikan ketahui secara detail. Lakukan juga survei di beberapa klinik atau RS bersalin agar mendapatkan harga yang pas dengan anggaran.
- Dana darurat
Untuk dana ini wajib ada pada setiap rumah tangga. Besarannya 3 kali pemasukan setiap bulan. Apa fungsinya? Anda tak tahu apa yang akan terjadi. Misalnya jika si kecil lahir dan membutuhkan perawatan intensif segera dan biayanya cukup besar, maka dana tersebut bisa digunakan dari dana darurat. Saat terjadi hal mendesak, dana bisa digunakan.
- Pengeluaran bulanan
Untuk dana satu ini juga harus diperhitungkan dengan baik. Popok sekali pakai, belanja keperluan bayi, susu formula jika tak menyusui, gaji pengasuh jika ibu kembali bekerja. Akan lebih baik jika dibuat perencanaan detail dalam tiap alokasi anggaran agar tahu secara tepat dana yang harus dikeluarkan setiap bulannya.
- Tabungan pendidikan
Hal yang juga penting adalah melakukan perencanaan keuangan untuk pendidikan anak. memang baiknya disiapkan segera setelah si kecil lahir, mengingat dana pendidikan terus merangkak naik.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
