6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Jacob Ford Menenteng Microwave (Foto: Triangle News)
Dream - Peraturan sekolah tak selalu ditaati para muridnya. Ada kalanya aturan yang dibuat sangat membingungkan dan mengundang pertanyaan bahkan protes keras. Seperti yang diterapkan di sekolah Spalding Grammar School, Inggris.
Di sekolah tersebut ada aturan kalau murid-muridnya tak boleh membawa tas besar. Alasannya, bisa memicu masalah kesehatan, terutama punggung dan menghambat pertumbuhan fisik para murid.
Jacob Ford (17), salah satu murid di sekolah tersebut tak bisa menerima aturan tersebut. Ia melakukan protes dengan cara yang kocak. Untuk membawa buku dan peralatan sekolahnya, Jacob malah menggunakan keranjang dan microwave.
" Tas ini sangat penting seperti juga seragam. Dengan melarang murid menggunakan tas besar kita akan sulit membawa materi sekolah dan bisa berdampak pada penurunan nilai," tulis Jacob dalam petisinya.
© Dream
Protes kocak Jacob dengan membawa microwave dan keranjang untuk membawa buku ke sekolah membuatnya mendapat hukuman. Ia diskors selama dua hari. Meski begitu, Jacob mendapat dukungan dari banyak orang, termasuk orangtua murid lainnya.
" Aku cukup kaget dengan larangan tersebut, aku pikir itu sangat konyol," kata Bridget Allan, salah satu orangtua murid di sekolah tersebut.
Protes Jacob ramai di media sosial. Ia bahkan membuat petisi dan mendapat 400 dukungan. Sayangnya, pihak sekolah lebih memilih aksi diam dan tidak menanggapi protes Jacob.
Sumber: Mirror
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
