Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Baut Roda Juga Butuh Perhatian Dari Kamu, Lho. (Foto: Pixabay)
Dream – Saat mencuci mobil atau sepeda motor, beberapa pengendara pasti memilih untuk memulainya dari bagian roda. Di antara bagian kendaraan bermotor, roda memang paling mudah kotor karena langsung berhubungan dengan aspal maupun jalan berlumpur.
Begitu pula saat memerika kendaraan, roda jadi salah satu bagian yang diperhatikan. mulai dari tekanan angin, kembangnya, bangsa sampai velgnya.
Tapi pernahkah kamu memeriksa baut roda? Bagianini menjadi penyambung ban dengan pelek. Meskipun berukuran kecil, baut roda ternyata harus mendapat perhatian cukup rutin.
Dikutip dari Hyundai, Selasa 20 November 2018, perawatan berkala serta penggunaan kunci roda yang tepat bisa mencegah kerusakan mur maupun baut roda. Peran mur roda ini tak boleh diremehkan karena dia berkaitan erat dengan aspek keselamatan berkendara.
Sebetulnya, perawatan soal baut dan mur itu suka dianggap tidak penting. Padahal, bagian ini butuh perlakuan khusus. Sewaktu-waktu kamu harus mengganti roda akibat ban kempes. Bisa saja mur atau baut roda jadi sulit dibika karena berkarat.
Dalam buku panduan yang tersedia di setiap mobil, sebetulnya sudah disarankan oleh pabrikan untuk melakukan rotasi ban setiap 10 ribu km. Inti utamanya tentu saja untuk mencegah keausan ban yang tidak rata. Di samping itu, sebenarnya kamu bisa melakukan perawatan sekaligus terhadap mur dan baut roda.
Saat roda dibongkar, lebih baik kamu meminta mekanik untuk memberi cairan penetran pada mur dan juga baut roda. Kalau sudah berkarat, baut bisa dioles dengan gemuk (grease) secukupnya.
Tapi, ini tidak berarti kamu takkan mengalami masalah setelah melakukan perawatan berkala pada baut roda. Salah penanganan ketika mengencangkan mur roda bisa membuat drat di baut tergerus.
Alhasil, perangkat yang berfungsi untuk mengencangkan pelek pada hub roda ini akan kehilangan fungsinya. Selain itu, besar kemungkinan gaya sentrifugal pelek ketika berputar jadi tidak sempurna.
Makanya, penanganannya butuh perlakuan khusus.
Masing-masing merek mobil punya jenis dan ukuran baut maupun mur yang berbeda. Biasanya dibedakan menjadi tiga ukuran 1,25 mm dan 1,5 mm dan 1,75 mm.
Mur pun ada jenisnya lagi. Mulai dari yang menggunakan ring, sampai yang model payung. Material yang digunakan pun harus yang punya kualitas terbaik agar tidak mudah dol. Sebaiknya gunakan baut yang terbuat dari bahan baja produksi Jepang. Hal ini untuk mencegah baut merenggang ketika dikencangkan dengan mur.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya