Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibu Menyusui
Dream - Produksi ASI memang mengalami pasang surut. Ada kalahya sangat sedikit hingga membuat panik atau kadang sangat berlebihan. Ketika produksi ASI berlebih biasanya bayi sangat tidak nyaman menyusu.
Si kecil kewalahan dengan aliran ASI dan bisa membuatnya tersedak. Jika sudah begini bayi biasanya menjadi sangat rewel, apakaian menjadi basah karena aliran payudara dan kadang muncul rasa nyeri karena ASI tak dikeluarkan secara maksimal. Untuk membuat proses menyusui tetap nyaman bagi ibu dan bayi, coba terapkan trik ini.
1. Pompa sebelum menyusui
Jika dirasa payudara sangat penuh tetapi si kecil tak banyak menyusu, segeralah pompa ASI. Tak perlu pompa sampai payudara terasa ringan, cukup keluarkan beberapa 25 sampai 40 mililiter (ml). Dengan begitu bayi jadi jadi lebih nyaman saat mengisap dan tak kewalahan dengan aliran ASI.
2. Ganti posisi
Coba untuk mengganti posisi menyusui, yaitu tempatkan mulut bayi sejajar atau lebih tinggi sedikit dengan payudara. Bisa juga dengan posisi, ibu telentang lalu tempatkan bayi di atas perut dengan posisi mulutnya langsung ke payudara.
3. Gunakan satu payudara dulu
Susui bayi di satu payudara saja. Misalnya terus susui dari payudara kanan sampai terasa kosong. Baru setelah itu susui dengan payudara kiri. Dengan begitu akan 'menunda' aliran ASI berlebih selama dua hingga tiga jam. Lagipula cara ini juga sangat baik agar bayi dapat nutrisi dari hindmilk dan foremilk.
4. Serdawakan
Bayi yang minum banyak ASI biasanya cenderung kembung. Untuk itu selalu serdawakan tak hanya setelah selesai menyusu, tapi ketika sedang melakukan aktivitas lain. Cukup gendong dengan posisi bayi tegak dan pijat lembut bagian punggungnya.
Sumber: Momtastic
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya