6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
(Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Jumlah korban meninggal akibat wabah flu yang menyerang Inggris pada musim dingin tahun ini telah meningkat menjadi 231 orang.
Public Health England (PHE) mengatakan 193 kematian akibat wabah flu dilaporkan terjadi di Inggris. Sementara 38 kasus meninggal lainnya terjadi di Skotlandia dan Irlandia Utara.
Tingkat infeksi tetap tinggi setelah virus flu secara agresif berhasil masuk ke Inggris dari Australia dan Jepang.
Meskipun demikian, ada beberapa pertanda bahwa jumlah kasus telah kembali stabil dan bahkan cenderung menurun.
Menurut PHE, wabah flu di musim dingin kali ini bahkan bisa dibilang tidak terlalu parah dibandingkan dengan kasus tahun 2010-2011.
" Kami terus mengamati flu terus menyebar, dengan tanda-tanda bahwa aktivitas flu menjadi stabil," kata Richard Pebody, Kepala Departemen Penyakit Pernapasan di PHE.
Pebody menambahkan, saat ini terdapat campuran jenis flu, termasuk strain A (H3N2) yang menyebar musim dingin yang lalu di Inggris dan kemudian di Australia.
Tidak hanya itu, Pebody juga melihat adanya jenis flu B yang menyerang warga Inggris Raya.
Selain itu, organisasi tersebut melaporkan bahwa tingkat konsultasi ke dokter telah kembali stabil.
Tingkat rawat inap karena wabah flu bahkan berkurang 7 persen. Juga terjadi penurunan tingkat perawatan intensif sebesar 26 persen pada pekan lalu dibandingkan pekan sebelumnya.
Meski demikian, para dokter di Royal College memperingatkan bahwa wilayah London, Midlands dan East telah mengalami peningkatan kasus selama pekan lalu.
Mereka mengatakan bahwa pergerakan virus flu kali ini bahkan 'tidak dapat diprediksi'.
(Sah/Sumber: metro.co.uk)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?