Dian Pelangi (blog.dianpelangi.com)
Dream - Mengenakan busana `kembar` satu keluarga di momen spesial Hari Raya Idul Fitri seperti menjadi tradisi masyarakat. Bagi fashion designer busana muslimah, Dian Pelangi, busana kembar justru mengesankan kondisi keterpaksaan.
" Kalau baju kembar itu terlihatnya jadi seperti maksa. Ibu, Bapak, Anak-anak pakai semua baju yang sama. Padahal kan belum tentu cocok, motif untuk ibu ke bapak atau bahannya yang mungkin tidak cocok ke anak," ujar Dian Pelangi saat berbincang dengan Dream.co.id.
Untuk tampil kompak, menurut wanita berdarah Pekalongan dan Palembang ini, tidak perlu dengan baju seragam Lebaran.
" Kalau misalnya mau kembaran lebih baik pakai yang warna senada saja. Biar kompak temanya disamakan misalnya putih semua, atau warna lembut lainnya," kata Dian.
Selain soal baju kembar, Dian berpesan dalam berbusana saat lebaran sebaiknya hindari warna-warna gelap ataupun tampil beda secara berlebihan.
" Sederhana saja tampilan saat lebaran tidak usah berlebihan. Pakai warna-warnanya juga jangan yang gelap, kan hari kemenangan jadi pakai warna-warna lembut jangan juga pakai warna shocking," uajr Dian. (Ism)
Advertisement

Kopi Tak Selalu Bikin Susah Tidur, Tapi Diam-Diam Bisa Mengurangi Kualitas Tidur

Mengapa Kalimantan Dikenal sebagai Borneo? Ternyata Berkaitan dengan Brunei

Naik Tipis di Sesi Pembukaan, IHSG Sempat Longsor di Bawah Level 6.000 Paska Reshuflfe Kabinet

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Cuka Apel Setiap Hari?

10 Kesalahpahaman tentang Dinosaurus yang Selama Ini Dianggap Benar

Crab Mentality, Ketika Seseorang Justru Menarik Orang Lain agar Tidak Ikut Sukses

Deretan Makanan yang Sering Tak Disadari Ternyata Berbahan Tepung dan Perlu Dihindari Saat Diet