Masalah Stunting Umumnya Disebabkan Kurangnya Asupan Protein Hewani. (Foto: Shutterstock)
Dream - Hingga saat ini, stunting masih menjadi masalah di banyak negara. Umumnya, masalah ini disebabkan oleh kurangnya asupan protein. Terutama protein hewani seperti daging merah.
Daging merah sendiri bisa dikonsumsi sejak melewati usia 6 bulan dengan cara dihaluskan. WHO menyarankan konsumsi daging merah dalam jumlah 350-500 gram per minggu.
Kandungan asam amino, vitamin B12, zinc, protein dan zat besi yang membuat daging merah atau animal based protein sangat penting bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak.
Tidak semua kandungan tersebut bisa didapatkan pada plant based protein atau protein nabati.
" Plant based protein nilai asam aminonya nggak lengkap," ungkap Conny Tanjung, Spesialis Anak dalam Media Briefing 'Meningkatkan Kesadaran akan Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang dan Asupan Nutrisi di Usia Dini untuk Masa Depan Anak Indonesia', Kamis 27 Agustus 2020 kemarin.

Meski begitu, kamu tetap bisa mencukupi nutrisi dengan mengonsumsi makanan yang variatif.
" ASI merupakan salah satu hal yang mengandung asam amino lengkap. Selain itu, telur, susu dan ikan juga bisa menjadi pelengkap ketika tidak ingin mengonsumsi daging merah," jelasnya.
Jika tidak ingin mengonsumsi susu sapi, kamu bisa menggantinya dengan susu kedelai. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa anak yang vegetarian juga bisa mengalami tumbuh kembang optimal.
Tapi, akan lebih baik jika langsung mengonsumsi daging merah, susu sapi, telur atau ikan.
" Mengonsumsi protein hewani bisa mencegah gangguan intelektual, hipertensi, perlemakan hati, kanker serta mengoptimalkan tumbuh kembang anak" .
Pencegahan stunting tidak hanya dengan mengonsumsi protein hewani, tapi juga menjalani pola hidup sehat seperti berolahraga dan menghindari makanan cepat saji sejak remaja.
" Nutrisi ibu yang terjaga sejak remaja juga dapat mencegah kecenderungan anak stunting," tutupnya.
Advertisement

JK: Dalam Dunia Hari Ini, Lebih Berbahaya Kekurangan Listrik Ketimbang Kekurangan Beras

Jusuf Kalla Ajak Dekan Teknik Makassar Pelajari Industri Teknologi Langsung di China

SBY Bicara Pemerintahan di Endgame Town Hall: Saya Tak Pernah Berselingkuh dengan Konstitusi

Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi


5 Kebiasaan Malam yang Disarankan Pakar agar Bisa Hidup Lebih Panjang

Social Contagion: Mengapa Tren Memakai Parfum Bisa Ikut Menyebar di Kalangan Anak SD?

Jusuf Kalla Ajak Dekan Teknik Makassar Pelajari Industri Teknologi Langsung di China


Cara Mengurangi Kebiasaan Ngiler Saat Tidur: 6 Langkah yang Bisa Dicoba

9 Kebiasaan dalam Hubungan yang Sering Dikira Toxic, Padahal Bisa Berdampak Positif
