Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Pantai Karang Bolong Yang Merupakan Bagian Dari Kawasan Wisata Pantai Anyer (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Pantai Anyer merupakan salah satu destinasi wisata yang menarik di Banten. Pantai ini menawarkan pemandangan yang indah serta debur ombak yang besar.
Sayangnya, keindahan Anyer tak seindah fasililitasnya. Rupanya, tidak sedikit traveler yang menyesal liburan ke Anyer.
Sebab, seluruh fasilitas di Anyer sangat mahal. Mulai dari tiket masuk, tarif parkir, harga makanan, hingga gangguan preman.

Dikutip dari genpi.co, pemalakan yang dilakukan preman setempat rupanya sudah lama terjadi. Sampai saat ini, aksi tersebut tidak juga berkurang.
Keluhan wisatawan juga sudah disampaikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Banyak yang berharap Pemda menindak tegas para preman dan oknum nakal di Anyer.

Jika tidak, dikhawatirkan Anyer bakal sepi pengunjung. Traveler tentu memilih berwisata di tempat lain daripada harus menghabiskan uang di Anyer.
Salah satu wisatawan yang pernah mendapat pengalaman buruk di Anyer adalah Ade Maulan. Dia sampai dimintai uang hanya untuk menyeberang selokan yang lebarnya kurang dari dua meter.
" Pernah dimintain duit goceng (Rp5.000) gara-gara ngelewatin selokan yang dikasih jembatan bambu, padahal jaraknya nggak sampai dua meter dan nggak tinggi," kata Ade.

Pengalaman lainnya, Ade pernah dipalak preman di Anyer. Dia bersama keluarganya juga harus membayar makanan yang harganya selangit.
" Pokoknya makan di sana harganya nggak masuk akal," ucap Ade.
Sumber: genpi.co
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang