Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Teh Hijau
Dream - Teh seperti juga kopi mengandung kafein yang cukup tinggi. Bagi ibu yang menyusui, kafein pada makanan dan minuman patut diwaspadai.
Pasalnya jika level kafein yang masuk ke tubuh cukup tinggi, bisa memapari air susu kemudian diisap bayi.
Bayi yang mengisap ASI dengan level kafein tinggi bisa mengalami masalah tidur, jantung berdebar dan menjadi sangat rewel. Teh hijau dikenal memiliki banyak manfaat baik, mulai dari meningkatkan aliran darah hingga menurunkan kolesterol tubuh.
Studi pada 2013 juga membuktikan minum teh hijau baik untuk jantung. Mengingat manfaat baiknya, bolehkah ibu menyusui minum teh hijau?
Berdasarkan ketentuan American Academy of Pediatrics (AAP), konsumsi kafein pada ibu menyusui boleh-boleh saja, tapi dalam batas tertentu. Sebab, kadar kafein yang berlebihan dapat mengurangi kadar zat besi dalam ASI.
Ibu sebaiknya menghindari konsumsi makanan dan minuman berkafein tinggi jik masih menyusui bayi yang baru lahir. Bayi yang lahir prematur atau sakit menjadi relatif bermasalah dengan konsumsi kafein yang diminum oleh ibu menyusui.
“ Konsumsi kafein berlebihan oleh ibu menyusui juga dapat menyebabkan reaksi sensitif pada bayi, seperti mata yang membesar, tidak dapat tidur, hingga rewel yang tiada henti,” jelas dokter Jessica Florencia dari KlikDokter.
Dampak kafein pada ibu menyusui dapat menyebabkan kekurangan cairan. Padahal, saat menyusui, ibu yang kekurangan cairan berisiko mengalami penurunan produksi ASI.
Oleh sebab itu, minum teh hijau yang mengandung kafein sebaiknya dikurangi atau dihentikan. Jika sudah telanjur mengonsumsi teh hijau, ibu menyusui akan membutuhkan waktu beberapa hari hingga seminggu untuk menghilangkan kadar kafein di dalam ASI. Dengan demikian, si kecil pun berhenti rewel.
Untuk itu, ketika ibu menyusui yang ingin minum teh, sebaiknya pilihlah jenis teh yang tidak mengandung kafein, seperti beberapa jenis teh hijau herbal. Sebelum minum teh hijau, pastikan teh bebas kafein.
Cek sebelum membeli, apakah teh yang dikonsumsi aman untuk bayi. Beri jeda waktu antara minum teh dan menyusui. Batasi konsumsi teh maksimal dua gelas kecil dalam sehari.
Sumber: Novita Permatasari/ Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya