Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Dapur (Foto: Shutterstock)
Dream - Barang elektronik di dapur sangat mempermudah kita melakukan pekerjaan rumah tangga. Pemakaian yang efektif akan membuat alat elektronik lebih tahan lama dan tak menyerap banyak daya listrik.
Bila kita tak menggunakannya secara tepat, penyerapan daya yang besar akan membuat bengkak tagihan listrik. Nah, ada trik penting yang harus diketahui Sahabat Dream agar pemakaian alat elektronik di dapur tak boros. Yuk, simak
Kulkas
Hindari menyimpan langsung makanan yang masih dalam keadaan hangat ke dalam kulkas. Hal ini dapat memicu mesin kulkas bekerja lebih keras dan menyerap daya lebih besar. Pastikan juga tidak mengisi kulkas dengan bahan makanan atau minuman yang terlalu penuh.
Semakin banyak isi kulkas, maka semakin besar juga energi listrik yang dibutuhkan untuk mempertahankan suhu dingin. Tak hanya itu, jangan membuka pintu kulkas terlalu sering karena setiap kali pintunya terbuka, kulkas membutuhkan energi listrik lebih banyak lagi.
© Dream
Sebelum memasukkan bahan makanan ke dalam blender, potong dulu semua bahan minuman dalam ukuran yang lebih kecil. Mesin blender akan bekerja lebih cepat dan penggunaan energi listrik pun jadi lebih sedikit. Efeknya pun jadi lebih irit, terutama buah-buah yang berdaging keras.
© Dream
Hampir sama dengan kulkas, jangan terlalu sering membuka-tutup pintu oven untuk sekadar melihat keadaan makanan di dalamnya. Hal ini bisa menurunkan tingkat kepanasannya dan membuat oven harus bekerja lebih keras lagi untuk menstabilkan suhu panas.
Menghemat energi listrik dari oven juga bisa dilakukan dengan memanaskan atau memanggang makanan secara bersamaan. Energi yang dikeluarkan oleh oven akan lebih sedikit daripada memanaskan secara terpisah.
© Dream
Potong bahan makanan yang akan dimasak jadi ukuran yang lebih kecil, seperti sayur atau daging sehingga lebih cepat matang. Bisa menggunakan penutup panci atau wajan saat memasak untuk mempercepat proses kematangan makanan.
Penjelasan selengkapnya baca di Diadona.id.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang