Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Tren fashion selalu berputar setiap waktu. Meski mode yang muncul terlihat baru, biasanya itu hanya variasi, alternatif bahan atau bentuknya saja.
Sebagian besar ahli sepakat, siklus mode berlangsung rata-rata 15 tahun dan dibutuhkan sekitar dua tahun untuk menyadari sebuah tren.
Setelah menjadi populer, tren fashion akan bertahan dan mencapai puncaknya selama 5 tahun ke depan. Setelahnya, tren baru itu akan kembali memudar dalam selang waktu 3 tahun. Seiring berjalannya waktu, tren yang menghilang itu mungkin akan kembal.
Namun, ada juga tren yang tidak pernah mengalami siklus seperti yang digambarkan di atas. Tren tersebut benar-benar hilang dan tidak pernah kembali lagi.
Sahabat Dream perlu hati-hati jika ingin menghidupkan lagi tren yang sudah tidak populer. Bukannya dapat pujian, malah panen cibiran. Dilansir dari Brightside.me, 5 tren fashion yang sudah tidak tren lagi:
© Dream
Menurut situs yang mendalami masalah etiket memakai perhiasan, jumlah cincin di jari wanita tidak boleh lebih dari 3 buah.

Foto: Shutterstock
Itu termasuk cincin kawin. Idealnya, hanya ada 2 perhiasan untuk satu tangan.
2. Aksesoris Saat di Luar Ruangan
Sebelumnya pernah ada tren tidak memakai aksesori sama sekali ketika beraktivitas di luar. Kini tidak lagi. Karena aksesoris bisa melengkapi penampilan yang unik.

Mega Iskanti (Foto: Instagram @megaiskanti)
Aksesori bisa berupa topi, syal, ikat pinggang, jam tangan atau perhiasan imitasi. Akesori bisa memiliki warna yang sama atau kontras dengan pakaian yang dikenakan.
3. Celana Jins Dimasukkan ke Dalam Sepatu Bot Berhak Tinggi

Foto: Shutterstock
Ini akan membuat penampilan terkesan vulgar. Tidak apa-apa memakai jins yang diselipkan ke dalam sepatu bot, seperti sepatu koboi atau sepatu Hessian. Lebih baik pakai sepatu bot yang tidak memiliki hak tinggi.
4. Kacamata Hitam dengan Kristal
Pilih kacamata hitam berbingkai klasik tanpa hiasan kristal di pinggirnya. Kacamata dengan hiasan kristal akan membuat penampilan terlihat murahan.

Foto: Amazon.com
Saat memilih kacamata, usahakan untuk menyesuaikan dengan bentuk wajah. Jika memiliki tipe wajah persegi, pilih kacamata hitam kupu-kupu.
Jenis wajah oval akan tampak keren dengan kacamata hitam penerbang. Sementara jenis wajah bulat terlihat bagus dengan bentuk apa pun.
5. Kuku Panjang dan Runcing
Kuku panjang dan runcing dengan warnah cerah adalah tren dari masa lalu. Tren kuku zaman now sudah berbentuk oval dan mirip bagian depan sepatu balet.

Foto: Shutterstock
Perhatikan juga saat memilih warna. Pilih cat kuku putih, hitam, merah atau bening - warna ini selalu terlihat modis.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang