Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bagi pasangan yang tengah menanti kehadiran buah hati, tentunya penting untuk menjaga level kesuburan tubuh. Bukan hanya calon ibu tapi juga calon ayah. Seringkali tak disadari kebiasaan sehari-hari para pria, bisa menurunkan level kesuburannya.
Pemeriksaan kesuburan dan konsultasi dengan dokter sangat penting untuk mengetahui level kesuburan secara detail. Ada banyak hal yang bisa berdampak buruk pada kesuburan seorang pria. Namun, ada tiga faktor khusus yang harus diwaspadai.
Apa saja? Berikut tiga faktornya, dikutip dari KlikDokter.
1. Gangguan Hormon
Pada pria obesitas, ditemukan adanya penurunan hormon testosteron dan peningkatan hormon estrogen (hormon kewanitaan). Hal ini sangat berpengaruh pada proses pembentukan sperma, sehingga jumlah dan kualitas dapat menurun.
Gangguan keseimbangan hormon ini juga dapat mempengaruhi aktivitas seksual seorang pria. Menurunnya gairah dan performa serta adanya gangguan ereksi dapat mengganggu kualitas hidup pria dan menurunkan kemungkinan kejadian kehamilan.
© Dream
Pada dasarnya, proses pembentukan sperma sangat sensitif terhadap suhu. Dibutuhkan suhu optimal sekitar 34-35 derajat celcius, sesuai dengan suhu tubuh manusia, untuk terjadinya pembentukan sperma yang baik. Adanya masalah jumlah sperma dan pembentukan sperma yang kurang baik pada pria juga diduga karena adanya peningkatan suhu di daerah genital karena jumlah lapisan lemak yang meningkat di daerah perut dan genital.
Peningkatan suhu di daerah sekitar testis telah diteliti dapat menyebabkan menurunnya gerakan sperma, meningkatnya kerusakan sperma dan menurunnya fungsi sperma untuk pembuahan. Gaya hidup tidak sehat dan tidak aktif, lebih sering duduk dan penumpukan lemak di sekitar perut merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan peningkatan suhu di sekitar testis.
© Dream
Kegemukan pada pria juga menyebabkan berbagai perubahan dalam tubuh dan penyakit yang turut menyumbang ketidaksuburan. Misalkan, terjadinya peningkatan gula darah dan hormon insulin dalam tubuh pria yang kegemukan ternyata dapat menyebabkan penurunan jumlah dan kualitas sperma. Risiko meningkatnya penyakit kardiovaskular juga terkait dengan meningkatnya kejadian disfungsi ereksi yang diakibatkan penyakit kardiovaskular.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya