Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Anggota Komisi XII DPR RI, Jalal Abdul Nasir
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Anggota Komisi XII DPR RI, Jalal Abdul Nasir, mengajak masyarakat Indonesia untuk menjadikan momen ini sebagai titik tolak perubahan pola pikir dan arah pembangunan nasional. Menurutnya, sudah saatnya bangsa ini berhijrah dari pola pembangunan eksploitatif menuju pendekatan yang lebih ramah lingkungan, adil, dan berkelanjutan.
“ Hijrah bukan sekadar berpindah tempat, tapi berpindah cara berpikir dan bertindak. Di tengah tantangan krisis iklim dan ketimpangan energi, saatnya kita berhijrah menuju kebijakan energi yang bersih, adil, dan menjaga amanah bumi,” ujar Jalal sebagaimana dikutip dari Parlementaria, di Jakarta, Minggu (29/6/2025).
Ia menekankan bahwa menjaga kelestarian lingkungan dan mempercepat transisi menuju energi terbarukan bukan hanya isu teknis, tapi juga bagian dari amanah moral dan spiritual umat Islam terhadap ciptaan Tuhan.
“ Dalam spirit hijrah Rasulullah SAW, ada keteladanan dalam membangun tatanan masyarakat baru yang menomorsatukan keadilan, keberlangsungan hidup, dan keberkahan,” kata legislator dari Fraksi PKS ini.
Jalal juga mendorong percepatan pembangunan energi terbarukan yang inklusif, berbasis kekuatan lokal, dan melibatkan masyarakat secara langsung. Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap pencemaran lingkungan—baik air, tanah, maupun udara—harus ditingkatkan.
“ Hijrah ekologis adalah bagian dari hijrah spiritual. Kita tinggalkan praktik-praktik merusak seperti tambang ilegal, pencemaran sungai, dan eksploitasi berlebihan. Kita tuju arah baru: energi bersih, lingkungan lestari, dan masa depan generasi,” tegas Jalal.
Sebagai anggota DPR yang membidangi urusan energi dan lingkungan hidup, Jalal menyatakan akan terus memperjuangkan kebijakan yang sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945, di mana kekayaan alam dikelola oleh negara untuk kemakmuran rakyat tanpa mengorbankan kelestarian alam bagi generasi mendatang.
“ Semoga tahun baru Hijriah ini menjadi awal hijrah nasional menuju Indonesia yang lebih adil terhadap rakyat dan lebih sayang terhadap bumi,” pungkasnya.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
